RADARTUBAN – Masa depan Santi Giménez di klub raksasa Serie A, AC Milan kembali berada di ujung tanda tanya. Kali ini, FC Porto disebut benar-benar siap bergerak untuk memboyong striker asal Meksiko tersebut dari San Siro.
Kabar terbaru disampaikan pakar transfer Fabrizio Romano melalui akun X miliknya.
Romano menyebut FC Porto siap mengirimkan tawaran resmi pertama kepada AC Milan dalam waktu dekat.
Yang menarik, Porto tidak langsung mengajukan pembelian permanen. Klub Portugal itu menyiapkan skema peminjaman dengan opsi pembelian untuk Giménez.
“FC Porto siap maju dan mencoba menyelesaikan kesepakatan Santi Giménez segera karena tawaran resmi pertama akan dikirimkan kepada AC Milan berikutnya,” tulis Romano.
Baca Juga: Bursa Transfer Serie A : FC Porto Goda Santi Giménez, Striker AC Milan Mulai Buka Pintu Pergi
Kesepakatan Personal Sudah Beres
Romano juga mengungkap perkembangan yang membuat saga transfer ini semakin serius. Kesepakatan personal antara FC Porto dan Giménez disebut sudah tercapai.
“Kesepakatan dengan striker asal Meksiko mengenai persyaratan personal sudah tercapai,” lanjut Romano.
Artinya, persoalan terbesar kini berada di meja negosiasi kedua klub. Porto harus meyakinkan Milan agar bersedia melepas penyerang 25 tahun tersebut dengan formula yang mereka tawarkan.
Situasi ini menjadi sinyal keras bagi Milan. Jika proposal Porto diterima, Giménez berpotensi meninggalkan Italia tanpa harus langsung terjadi transfer permanen.
Milan Dihadapkan pada Pilihan Sulit
Langkah Porto juga memperlihatkan bahwa masa depan Giménez di Milan memang belum sepenuhnya aman.
Sebelumnya, Romano pernah memberitakan pada Juni bahwa Porto membantah adanya negosiasi formal untuk Giménez. Kini situasinya berubah.
Jika tawaran resmi benar-benar masuk, Milan harus menentukan apakah Giménez masih layak dipertahankan atau justru lebih menguntungkan untuk dilepas melalui skema pinjaman.
Bagi Porto, formula tersebut jelas lebih aman secara finansial. Sementara bagi Giménez, kepindahan ke Portugal bisa menjadi kesempatan untuk menghidupkan kembali kariernya setelah periode yang tidak mudah di Milan.
Satu hal sudah jelas: saga Santi Giménez memasuki babak baru, dan kali ini FC Porto tidak lagi sekadar menjadi penonton. (*)
Editor : Hardiyati Budi AnggraeniSumber : Fabrizio Romano