Persib Terancam Turun ke AFC Challenge League, Hasil Drawing Bikin Makin Menegangkan

Tulus Widodo • Dipublikasikan Jumat, 21 Agustus 2026 | 12:33 WIB
Persib Bandung menghadapi laga penentu melawan Manila Digger di GBLA. (Instagram.com/persib)
Persib Bandung menghadapi laga penentu melawan Manila Digger di GBLA. (Instagram.com/persib)

RADARTUBAN — Persib Bandung berada di persimpangan penting kompetisi Asia. Hasil drawing AFC Challenge League 2026/27 menempatkan slot yang akan dihuni Persib atau Manila Digger FC di Grup E.

Artinya, Maung Bandung belum sepenuhnya bisa bernapas lega. Tiket ke AFC Champions League Two (ACL Two) 2026/27 masih harus diperjuangkan melalui pertandingan play-off melawan wakil Filipina tersebut.

AFC mengonfirmasi Persib akan menjamu Manila Digger di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Senin, 31 Agustus 2026 pukul 19.00 WIB. Pertandingan ini dimainkan dengan format single leg.

Pemenang langsung mendapatkan tiket fase grup ACL Two. Sebaliknya, tim yang kalah harus menerima kenyataan turun ke AFC Challenge League.

Baca Juga: Persib Kehilangan 14 Pemain Jelang Lawan Sabah FC, Skuad Pincang Jadi Ujian Berat Pelatih Igor Tolic

Grup E Sudah Menunggu

Jika Persib gagal melewati Manila Digger, Maung Bandung akan masuk Grup E AFC Challenge League bersama Shan United FC dari Myanmar dan New Taipei City Hang Yuan FC dari Taiwan. Satu slot lainnya akan diisi pemenang play-off AFC Challenge League.

Situasi ini membuat laga 31 Agustus jauh lebih berat daripada sekadar pertandingan pembuka musim Asia.

Persib sebenarnya sudah mengetahui calon lawannya jika mampu melewati play-off. Dalam drawing ACL Two, pemenang duel Persib versus Manila Digger ditempatkan di Grup E bersama FC Seoul, Melbourne Victory, dan The Cong-Viettel.

 

Satu Laga Menentukan Segalanya

Manajemen Persib pun memilih tidak terlena dengan hasil undian. Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, menegaskan prioritas utama adalah memenangkan pertandingan melawan Manila Digger.

"Tapi yang paling penting kami lolos dulu lah ya. Lawan siapa pun, kami menang dulu, supaya kami lolos ke babak selanjutnya," kata Adhitia, dikutip dari laman resmi Persib.

Pesannya jelas: sebelum memikirkan Seoul, Melbourne, atau Vietnam, Persib harus lebih dulu melewati satu pintu yang sangat sempit.

Kegagalan di GBLA bukan hanya berarti kehilangan ACL Two. Persib juga harus turun ke kasta ketiga kompetisi antarklub Asia. 

Karena itu, 31 Agustus bakal menjadi malam penentuan: melanjutkan mimpi di ACL Two atau menerima kenyataan bermain di AFC Challenge League. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
afc challenge league Manila Digger FC Persib Bandung