RADARTUBAN - Turnamen Bahlil Mini Soccer Asyik Menuju Puncak menjadi momentum untuk merawat dan mengembangkan potensi anak muda.
Keterangan itu disampaikan Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Partai Golkar M. Sarmuji dalam pembukaan rangkaian turnamen yang dimulai dari zona Malang, kemarin pagi.
Menurut Sarmuji, usia remaja merupakan usia rawan. Apalagi di tengah gempuran teknologi informasi yang tidak bisa dihindari.
Mereka bisa berkembang menjadi generasi yang soliter. Lebih suka menyendiri dan kurang bisa beradaptasi dengan lingkungan sekitar karena tenggelam oleh gawai masing-masing.
“Di usia mereka, banyak topan dan badai yang dihadapi. Jika tidak hati-hati, masa depan menjadi taruhannya,” ujarnya saat memberi sambutan di lapangan Unggul Sports Center (USC), Singosari, Malang.
Karena itu, lanjut dia, turnamen itu menjadi bagian dari upaya menyelamatkan anak-anak muda dengan cara menemani mereka.
Baca Juga: Bahlil Sentil Orang Kaya Beli Pertalite, Desil 9-10 Diminta Tak Ambil Hak Rakyat
Dengan turun ke lapangan, mereka bisa diajak kembali bermain dan berinteraksi dengan kawan-kawannya.
“Dulu masih ada gobak sodor, bentengan, dan aneka permainan lain yang dimainkan bersama. Maka menjadi tanggung jawab bersama kita agar anak-anak muda ini tidak kehilangan masa depannya,” lanjut ketua Fraksi Partai Golkar (FPG) DPR RI tersebut.
Sarmuji menambahkan, melalui turnamen ini, Partai Golkar ingin dikenal sebagai partai yang peduli terhadap anak muda. Partai yang bisa memahami keinginan-keinginan mereka. “Partainya anak muda,” tandasnya.
Setelah memberi sambutan, Sarmuji sempat melontarkan sejumlah kuis berhadiah kepada suporter dan peserta yang hadir. Termasuk kuis jingle MBG yang sempat viral dan langsung dihafal peserta. Melihat antusiasme peserta, ia mengatakan, ada kemungkinan turnamen ini diadaptasi ke daerah lain dan dijadikan agenda tahunan partai.
Hal itu diamini Ketua DPD Partai Golkar Jatim Ali Mufthi. “Kalau ini sukses, Insya Allah akan kami jadikan agenda tahunan,” kata dia.
Pembukaan Turnamen Bahlil Mini Soccer Asyik Menuju Puncak kemarin dihadiri para fungsionaris DPD Partai Golkar Jawa Timur dan kabupaten/kota se-Jawa Timur.
Hadir pula seluruh peserta dari 16 tim yang berlaga di zona Malang berikut suporternya. Pembukaan ditandai dengan prosesi kick-off.
Setelah menerima bola yang diumpankan dari Wali Kota Malang Wahyu Hidayat, Kapolresta Malang Kombes Pol Danang S.P. Sukarno, Ketua Panitia Bahlil Mini Soccer Arif Fathoni, dan Ketua DPD Partai Golkar Jatim Ali Mufthi, Sarmuji menceploskan bola ke gawang yang dijaga Direktur Jawa Pos Radar Marsudi Nurwahid.
Setelah itu digelar laga hiburan yang mempertemukan Tim Partai Golkar melawan Tim Partai Gerindra Malang. Dalam laga yang berlangsung 2x15 menit itu, Sarmuji ikut turun bermain tanpa pernah diganti. Meski timnya kalah, dia berhasil membuahkan dua gol untuk Partai Golkar.
“Sengaja kita pilih lawan Gerindra karena ini adalah koalisi dan bestie kami lahir batin,” kata Arif Fathoni, Ketua Panitia Turnamen Bahlil Mini Soccer Asyik Menuju Puncak. Setelah laga hiburan, pertandingan pertama mempertemukan tim SMA Nasional kontra SMAN 1 Batu.
Hari pertama zona Malang mempertandingkan 16 tim dengan sistem gugur. Hingga kemarin sore, sudah ada tujuh tim yang lolos ke babak 8 besar. Didominasi kontingen dari Kabupaten Malang. Yakni MAN 1 Malang, SMAN 1 Tumpang, SMAN 1 Singosari, SMAN 1 Gondanglegi, dan SMKN 1 Singosari.
Babak 8 besar turut digelar kemarin sore hingga malam hari. Juaranya akan lolos ke babak final di Surabaya, 18-19 Oktober nanti. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni