RADARTUBAN – Drama gila terjadi di Fenerbahçe. Hanya beberapa menit setelah membawa timnya bermain imbang 1-1 melawan AS Roma pada laga pembuka Liga Champions, Ismail Kartal membuat pengumuman mengejutkan: dirinya mengundurkan diri sebagai pelatih.
Keputusan itu bahkan diumumkan langsung dalam konferensi pers seusai pertandingan. Kartal menyebut dirinya memilih mundur bukan karena menyerah, melainkan untuk membuka jalan bagi klub.
Namun, situasi justru semakin panas karena Presiden Fenerbahçe Aziz Yildirim kemudian menyatakan Kartal masih menjadi pelatih.
Kartal: Saya Memilih Pergi
Kartal menyampaikan keputusan tersebut dengan kalimat yang tegas.
“Saya mengundurkan diri dari tugas saya malam ini. Saya mengambil keputusan ini untuk membuka jalan bagi klub saya. Saya mengundurkan diri ketika jalan masih terbuka, tanpa ada niat untuk kembali lagi.” tegas Kartal seperti ditulis jurnalis sekaligus pakar transfer terkemuka Fabrizio Romano di akun X miliknya.
Pernyataan itu membuat ruang konferensi pers mendadak menjadi panggung drama. Sebab, beberapa jam sebelumnya Kartal baru saja memimpin Fenerbahçe menjalani pertandingan bersejarah setelah klub Turki tersebut kembali tampil di Liga Champions setelah 18 tahun.
Hasil Imbang yang Berujung Gejolak
Fenerbahçe tertinggal lebih dulu melalui gol Bryan Cristante pada menit ke-39. Archie Brown kemudian menyamakan kedudukan pada menit ke-48.
Skor 1-1 bertahan hingga laga berakhir. Fenerbahçe bahkan hampir membalikkan keadaan ketika Nathan Aké melepaskan tembakan yang membentur mistar.
Secara hasil, satu poin melawan Roma bukan bencana. Apalagi Fenerbahçe baru kembali ke panggung utama Eropa. Tetapi keputusan Kartal membuat hasil tersebut terasa seperti awal badai baru.
Presiden Fenerbahçe Justru Membantah
Yang membuat situasi semakin pelik, Yildirim tidak langsung menerima pengunduran diri tersebut.
Presiden Fenerbahçe itu menyatakan Kartal tetap menjadi pelatih dan keputusan mengenai posisi pelatih berada di tangan klub.
Laporan juga menyebut pengumuman Kartal mengejutkan pemain, termasuk Archie Brown yang baru saja mencetak gol penyama kedudukan.
Kartal sendiri baru kembali menangani Fenerbahçe pada Juni 2026. Ini merupakan periode keempatnya sebagai pelatih klub tersebut.
Baca Juga: Mason Greenwood Sepakat Gabung AS Roma, Tolak Godaan Fenerbahce
Kini pertanyaan besarnya bukan lagi sekadar siapa yang memenangkan duel Fenerbahçe versus Roma.
Pertanyaannya: siapa yang sebenarnya memegang kendali di Fenerbahçe? (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni