Yudai Yamamoto Pimpin Persija vs Persib di GBK, Rekam Jejaknya Bikin El Clasico Makin Panas

Tulus Widodo • Dipublikasikan Jumat, 11 September 2026 | 08:13 WIB
Persija vs Persib di SUGBK dipimpin Yudai Yamamoto. (instagram.com/bola_maluku_utara)
Persija vs Persib di SUGBK dipimpin Yudai Yamamoto. (instagram.com/bola_maluku_utara)

RADARTUBAN – El Clasico Indonesia akhirnya mendapatkan pengadil. Bukan wasit lokal, melainkan Yudai Yamamoto dari Jepang yang dipercaya memimpin duel Persija Jakarta kontra Persib Bandung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Sabtu (12/9).

Penunjukan ini langsung menambah bumbu pada laga yang sejak awal sudah sarat gengsi.

Nama Yamamoto bukan sekadar nama asing di daftar perangkat pertandingan. Wasit yang dikontrak hingga akhir musim 2026/2027 itu punya pengalaman panjang memimpin Super League. 

Kini, ia harus berdiri di tengah benturan dua rival abadi: Macan Kemayoran versus Maung Bandung. 

Puluhan ribu suporter, tekanan besar, dan setiap keputusan berpotensi menjadi bahan perdebatan.

Baca Juga: Di Balik Gemerlap Tokyo! Ini Sisi Kelam Toyoko Kids, Remaja Jepang yang Pilih Hidup Jalanan

Pernah Pimpin Persib, Sempat Jadi Sorotan

Yamamoto sudah tidak asing bagi Persib. Salah satu laga yang dipimpinnya adalah kemenangan Maung Bandung 2-0 atas Malut United di Stadion Gelora Bandung Lautan Api pada 6 Februari 2026. Laga tersebut tercatat resmi dalam laporan pertandingan I.League.

Namun, pertandingan itu juga meninggalkan catatan kontroversial. Malut United mempertanyakan sejumlah keputusan Yamamoto dan koordinasinya dengan VAR. 

COO Malut United Willem D. Nanlohy bahkan menyatakan pihaknya mempertanyakan mengapa rekaman insiden tertentu tidak ditinjau langsung oleh Yamamoto.

Konteks inilah yang membuat penunjukan Yamamoto untuk Persija versus Persib menjadi menarik. 

Bukan berarti kontroversi masa lalu otomatis menentukan laga baru, tetapi rekam jejak tersebut membuat sorotan terhadap setiap keputusan sang pengadil bakal jauh lebih tajam.

Statistik Yamamoto Tak Bisa Diabaikan

Pada BRI Super League 2025/2026, Yamamoto menjadi salah satu wasit paling sibuk. 

Ia memimpin 26 pertandingan, mengeluarkan 97 kartu kuning, tiga kartu merah langsung plus satu kartu merah dari kartu kuning kedua, serta memberikan 14 penalti. Rata-rata kartu kuningnya mencapai sekitar 3,73 per laga.

Artinya, Yamamoto bukan tipe pengadil yang asing dengan pertandingan berintensitas tinggi.

Baca Juga: Persija Resmi Boyong Nadeo Argawinata, Kontrak Lima Tahun Jadi Sinyal Serius Bidik Gelar Juara Liga

Kini tantangan terbesarnya adalah menjaga agar panasnya rivalitas Persija dan Persib tidak berubah menjadi panasnya keputusan wasit.

Macan Kemayoran ingin menaklukkan Maung Bandung. Persib datang membawa gengsi juara. Di tengahnya ada Yamamoto.

Satu keputusan bisa mengubah pertandingan. Satu peluit bisa memicu stadion bergemuruh.

Dan di El Clasico Indonesia, tekanan sebesar itu bukan sekadar bagian dari pertandingan. Itulah pertandingannya. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
yudai yamamoto wasit jepang persija jakarta Persib Bandung