RADARTUBAN – Raksasa Serie A, Juventus tampaknya mulai sadar: melawan klub-klub asing dengan kekuatan finansial berlimpah tidak bisa hanya mengandalkan uang.
Solusinya justru sedang disiapkan dari sekarang. Bianconeri membidik talenta-talenta muda, terutama pemain Italia, untuk membangun fondasi baru yang diharapkan mampu membawa klub kembali merebut Scudetto.
Nama-nama yang masuk radar bukan sembarang prospek. Tuttosport menyebut Samuele Inácio Piá, Cher Ndour, Luca Lipani, Lorenzo Palmisani, dan Filippo Mané sebagai bagian dari profil muda yang diperhatikan Juventus.
Ini bukan cerita tentang Juventus sudah mendapatkan lima pemain tersebut. Belum ada transfer yang selesai.
Yang sedang dibangun adalah strategi: bergerak lebih awal sebelum talenta-talenta itu menjadi rebutan klub-klub dengan modal jauh lebih besar.
Baca Juga: Inter Milan dan Juventus Berebut Talenta Muda BVB, Samuele Inacio Jadi Rebutan Panas
Instruksi Elkann Mulai Diterjemahkan
Di balik rencana tersebut ada garis besar yang dikaitkan dengan John Elkann. Juventus ingin menciptakan kerangka tim yang kuat, dengan pemain muda sebagai investasi olahraga jangka panjang.
Logikanya sederhana tetapi keras: jika klub Italia sulit memenangkan perang harga melawan klub asing, maka Juventus harus memenangkan perang waktu. Datangkan sebelum harganya meledak.
Tuttosport menyoroti bahwa Juventus dan Inter sama-sama kembali memburu pemain muda Italia.
Kondisi tersebut juga berkaitan dengan minimnya jumlah pemain Italia dalam skuad kedua klub.
Lima Nama, Lima Proyek
Samuele Inácio menjadi nama paling mencuri perhatian.
Penyerang kelahiran 2008 itu milik Borussia Dortmund dan sudah mendapatkan sorotan setelah tampil di Bundesliga serta Piala Jerman.
Ia bahkan disebut menjadi incaran untuk masa depan Timnas Italia.
Cher Ndour juga masuk radar. Gelandang Fiorentina itu disebut memiliki banderol sekitar 30 juta euro, angka yang menunjukkan betapa cepat nilai talenta muda bisa melonjak.
Baca Juga: Juventus Dihantam Kabar Buruk, Manuel Locatelli Operasi Meniskus dan Terancam Absen 100 Hari
Sementara itu, Juventus juga memantau Luca Lipani dari Sassuolo, kiper Lorenzo Palmisani dari Frosinone, serta bek Borussia Dortmund Filippo Mané.
Jalan Panjang Menuju Scudetto
Strategi ini jelas bukan jalan pintas. Juventus tidak bisa membeli masa depan hanya dengan lima nama.
Mereka harus memastikan para pemain tersebut berkembang, mendapatkan menit bermain, lalu benar-benar mampu menjadi tulang punggung tim.
Tetapi justru di situlah pertaruhannya. Ketika klub-klub asing bisa membeli pemain matang dengan harga selangit, Juventus memilih mencoba mencuri start dari generasi berikutnya.
Jika berhasil, Bianconeri bukan hanya mendapatkan pemain.
Mereka bisa mendapatkan identitas baru untuk kembali menguasai Italia. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni