Persija Geser Persib Bandung! Macan Kemayoran Kini Jadi Klub Termahal Super League

Tulus Widodo • Dipublikasikan Jumat, 11 September 2026 | 13:45 WIB
Persija Jakarta merebut status klub dengan nilai pasar tertinggi di Super League. (instagram.com/persija)
Persija Jakarta merebut status klub dengan nilai pasar tertinggi di Super League. (instagram.com/persija)

RADARTUBAN – Persija Jakarta akhirnya merebut satu takhta yang sebelumnya dikuasai Persib Bandung. 

Bukan gelar juara, melainkan status sebagai klub dengan nilai pasar skuad tertinggi di Super League 2026/2027. 

Macan Kemayoran kini berdiri di puncak setelah pembaruan nilai pemain di Transfermarkt.

Perubahan tersebut membuat persaingan Persija dan Persib kembali memanas, bahkan sebelum keduanya bertemu di lapangan. 

Berdasarkan data terbaru Transfermarkt yang dikutip dari JawaPos.com, skuad Persija kini bernilai Rp 163,39 miliar, sedangkan Persib berada di angka Rp 155,13 miliar. Selisihnya mencapai sekitar Rp 8,26 miliar.

Baca Juga: Sebut Lebih Buruk dari Super League, UEFA Kecam Rencana Investasi Piala Dunia FIFA Senilai 4,2 Miliar Dolar!

Yang membuat situasi semakin menarik, Persija baru saja menambah amunisi dengan mendatangkan striker Kroasia Ivan Mamut dari NK Varaždin. Transfer tersebut tercatat rampung pada 8 September 2026.

Persib Akhirnya Tergeser

Beberapa pekan sebelumnya, Persib masih berada di posisi teratas. Pada pembaruan 23 Agustus, misalnya, Maung Bandung tercatat memiliki nilai pasar Rp 165,91 miliar, sementara Persija Rp 162,52 miliar.

Kini situasinya berbalik. Persija bukan cuma menempel. Macan Kemayoran sudah mengambil alih puncak.

Perubahan ini memperlihatkan betapa cepat nilai skuad bisa bergerak seiring aktivitas transfer dan pembaruan valuasi pemain.

 

Mamut Bukan Sekadar Nama Baru

Kedatangan Mamut menjadi bagian dari agresivitas Persija membangun skuad. 

Penyerang 29 tahun tersebut memiliki tinggi 192 sentimeter dan sebelumnya memperkuat Varaždin di Kroasia. 

Transfernya ke Persija tercatat senilai 500 ribu euro menurut data Sofascore.

Namun, status sebagai skuad termahal tidak otomatis berarti Persija menjadi tim terbaik. Inilah tantangan sebenarnya.

Baca Juga: Resmi! Adhyaksa FC Datangkan Kenji Nishioka, Gelandang Timnas Filipina Siap Guncang BRI Super League

Harga Mahal Harus Berujung Prestasi

Nilai pasar hanyalah gambaran valuasi pemain, bukan jaminan trofi. Persija sekarang justru memikul tekanan lebih besar.

Dengan skuad yang secara valuasi berada di atas Persib dan para pesaing lainnya, ekspektasi publik ikut melonjak.

Macan Kemayoran tidak cukup hanya menjadi klub termahal.

Mereka harus membuktikan bahwa uang, nama besar, dan nilai pasar bisa berubah menjadi kemenangan—dan pada akhirnya, Scudetto Super League.

Sebab di sepak bola, angka di Transfermarkt hanya bisa membuat lawan waspada.

Yang menentukan siapa penguasa sebenarnya tetap 90 menit di lapangan. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
pasar skuad persija jakarta Persib Bandung Super League macan kemayoran