Erick Thohir Tantang Timnas Indonesia Juara, John Herdman: Saatnya Cetak Sejarah

Tulus Widodo • Dipublikasikan Selasa, 15 September 2026 | 07:24 WIB
Timnas Indonesia membidik trofi FIFA ASEAN Cup 2026. (Dok. PSSI)
Timnas Indonesia membidik trofi FIFA ASEAN Cup 2026. (Dok. PSSI)

RADARTUBAN – Tidak ada kata sekadar ikut meramaikan. Timnas Indonesia datang ke FIFA ASEAN Cup 2026 dengan target yang jauh lebih berani: juara. 

Ketua Umum PSSI Erick Thohir sudah memasang sasaran tinggi, dan John Herdman ternyata tidak gentar menerima tantangan tersebut.

Justru sebaliknya. Pelatih asal Inggris itu melihat turnamen perdana FIFA ASEAN Cup 2026 sebagai kesempatan emas untuk membawa Garuda mengangkat trofi di depan publik sendiri. 

Target juara kini bukan lagi sekadar slogan, melainkan ambisi yang mulai dikerjakan dari ruang latihan hingga pemilihan pemain.

Baca Juga: Timnas Indonesia Tantang Jordan di Amman, Ujian Gila Garuda di FIFA Matchday

Herdman Tak Mau Sekadar Jadi Tuan Rumah

Herdman menegaskan FIFA ASEAN Cup 2026 merupakan momentum penting bagi Timnas Indonesia. Terlebih, ajang tersebut menjadi kesempatan pertama bagi skuad Garuda untuk memperebutkan trofi turnamen baru FIFA tersebut.

“Ini akan menjadi kesempatan pertama kami untuk memenangkan trofi. Itulah yang kami impikan, itulah yang kami perjuangkan, mengangkat trofi tersebut untuk para penggemar dan bersama mereka di stadion kami. Ini adalah kesempatan terbesar yang kami miliki dalam waktu yang lama untuk mewujudkannya,” tegas Herdman dikutip dari ANTARA.

Pernyataan itu disampaikan Herdman dalam acara pengumuman pemegang hak siar FIFA ASEAN Cup 2026 di Jakarta, Senin (14/9).

Mimpi Erick Thohir Jadi Tantangan

Herdman juga terang-terangan mengungkap alasan dirinya tertarik menjadi bagian dari proyek besar sepak bola Indonesia.

“Ya, itu tipikal Pak Erick (Thohir). Pak Erick membawa saya ke sini karena dia menjual mimpi kepada saya untuk lolos ke Piala Dunia 2030. Dia memiliki ambisi besar untuk finis di delapan besar AFC pada 2027 dan memenangkan sebuah trofi, menjadi yang pertama,” kata Herdman.

Bagi Herdman, ambisi tersebut justru menjadi bahan bakar. Ia ingin ikut menulis sejarah baru sepak bola Indonesia, bukan sekadar menjalankan tugas sebagai pelatih.

Baca Juga: Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026, Erick Thohir Janji Evaluasi: Ada yang Salah?

Jalan Menuju Trofi Tak Mudah

Indonesia tergabung di Grup A bersama Singapura, Malaysia, dan Bangladesh. Seluruh laga fase grup dimainkan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK).

Garuda membuka perjalanan melawan Singapura pada 25 September. Setelah itu, Malaysia menjadi lawan pada 28 September, sebelum menghadapi Bangladesh pada 1 Oktober.

Format turnamen membuat posisi juara grup sangat krusial. Hanya dua juara grup yang berhak bertemu di final.

Jika Indonesia mampu melewati fase tersebut, partai puncak akan digelar di SUGBK pada 5 Oktober.

Target sudah dipasang. Trofi sudah dibidik. Kini Herdman dan pasukannya harus membuktikan: apakah mimpi Erick Thohir benar-benar bisa berubah menjadi sejarah baru Timnas Indonesia? (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
FIFA ASEAN Cup 2026 John Herdman Erick Thohir timnas indonesia