RADARTUBAN – Jawa Timur tidak kehilangan warna di Liga Nusantara 2026/2027. Sebanyak enam klub asal Jatim akan berburu tiket melaju dari fase grup.
Mereka tersebar di Grup B dan Grup C dengan tantangan yang berbeda, termasuk perjalanan tandang panjang yang bisa menjadi ujian tersendiri.
Persibo Bojonegoro, Persinga Ngawi, Gresik United, dan Putra Sang Fajar FC yang ber-homebase di Stadion Soeprijadi Blitar berada di Grup B.
Sementara itu, dua wakil Pasuruan, Persekabpas dan Pasuruan United, menghuni Grup C.
Pembagian tersebut membuat persaingan sesama klub Jawa Timur justru berpotensi menghadirkan cerita berbeda sepanjang kompetisi.
Baca Juga: Peta Kekuatan Mulai Terbaca, Delapan Tim Pastikan Tiket 8 Besar Liga Nusantara 2025/2026
Persibo, Persinga, Gresik United, Putra Sang Fajar FC di Grup B
Grup B dihuni delapan tim. Selain empat wakil Jatim, terdapat Persipa Pati, Persika Karanganyar, Persiba Bantul, dan Persibangga Purbalingga.
Persibo sebelumnya sudah menjadi salah satu klub yang mendapat perhatian dalam persiapan menuju musim baru.
Radar Bojonegoro melaporkan manajemen sempat memilih berhati-hati karena kepastian jadwal kompetisi ketika itu belum final.
Sementara Gresik United juga bukan nama asing di Liga Nusantara. Pada musim sebelumnya, Gresik United dan Persekabpas bahkan berada dalam satu grup dan saling berhadapan.
Dua Wakil Pasuruan Hadapi Grup Timur
Persekabpas dan Pasuruan United harus berjuang di Grup C bersama Persipani Paniai, PSN Ngada, Persinab Nabire, Perseden Denpasar, Persikutim Patriot United FC, serta Donggala United FC.
Bagi Persekabpas, persiapan sudah dilakukan serius. Pemain bahkan menjalani training camp di Jogjakarta selama sebulan untuk membangun kekompakan dan chemistry.
“Chemistry akan terbentuk karena sering bermain bersama, sehingga ketika melakoni laga demi laga, jatuhnya adalah santai, fokus dan tenang,” kata Managing Director Persekabpas Bayu Aji Handayanto.
Bukan Sekadar Adu Kualitas
Format double round robin membuat setiap tim bertemu dua kali, kandang dan tandang. Artinya, konsistensi bakal menjadi modal penting.
Bagi enam wakil Jatim, tantangannya bukan hanya meraih poin. Mereka juga harus mampu menjaga performa ketika menghadapi perjalanan tandang panjang.
Liga Nusantara musim ini akhirnya bukan sekadar pertarungan nama besar. Setiap poin bisa mahal, setiap perjalanan bisa menguras tenaga, dan setiap laga kandang harus dimanfaatkan maksimal. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni