FIFA ASEAN Cup 2026: Timnas Indonesia Hadapi Singapura, Malaysia, dan Bangladesh di Grup A

Jessyca Diva Edhelwise • Dipublikasikan Senin, 21 September 2026 | 10:05 WIB
Pembagian kontestan Grup A FIFA ASEAN Cup 2026. (Tangkapan layar youtube.com/StartingEleven)
Pembagian kontestan Grup A FIFA ASEAN Cup 2026. (Tangkapan layar youtube.com/StartingEleven)

RADARTUBAN - Kegagalan pada turnamen sebelumnya menjadi pelajaran berharga bagi Timnas Indonesia untuk segera bangkit.

Kesempatan penebusan dosa tersebut hadir dalam ajang anyar bertajuk FIFA ASEAN Cup 2026. Berbeda dari turnamen regional biasa, ajang ini masuk dalam kalender resmi FIFA sehingga memberi ruang bagi pelatih John Herdman untuk memanggil para pemain terbaik Indonesia yang berkarier di luar negeri.

​Dalam analisis peta kekuatan yang dipaparkan oleh kanal YouTube Starting Eleven, Indonesia yang bertindak sebagai tuan rumah Divisi 1 berada di Grup A bersama Bangladesh, Singapura, dan Malaysia.

Status sebagai tuan rumah dan tim unggulan menjadikan Indonesia sebagai target utama yang ingin dikalahkan oleh para pesaingnya.

Baca Juga: Pohon Trembesi Tumbang Timpa Truk Kontainer, Jalan Nasional Tuban Tersendat

Lawan pertama yang perlu diwaspadai adalah Bangladesh. Meski materi pemain mereka didominasi dari kompetisi domestik, Bangladesh yang kini ditangani pelatih Thomas Dooley mulai berbenah. 

Kehadiran mantan pemain Leicester City, Hamza Choudhury, diprediksi memberi dampak besar pada mentalitas tim.

Bangladesh diperkirakan bakal menerapkan strategi bertahan serta mengandalkan duel fisik.

​Pesaing berikutnya adalah Singapura. Meski perkembangannya sempat berjalan lambat, Singapura terbukti kerap merepotkan Indonesia.

Mengandalkan skema pragmatis, Singapura memiliki lini depan berbahaya lewat kehadiran Ilhan Fandi yang konsisten mencetak gol, serta ditopang oleh pergerakan Song Ui-young di lini tengah.

​Ancaman terbesar bagi Skuad Garuda di fase grup datang dari rival abadi, Malaysia.

Harimau Malaya tampil makin kuat berkat materi pemain keturunan dan naturalisasi baru seperti Bergson da Silva dan Brad Hope.

Malaysia tidak lagi sekadar bertahan, melainkan berani menguasai bola dan menerapkan tekanan tinggi.

​Analis dari kanal Starting Eleven menilai bahwa persaingan di ajang resmi ini menuntut ketelitian taktik dan mentalitas bertanding yang kuat dari anak asuh John Hartman.

​"Indonesia berada dalam posisi yang cukup nyaman di atas kertas karena memiliki materi paling lengkap dan keuntungan sebagai tuan rumah," sebut pengamat dalam tayangan Starting Eleven.

​Mengingat format turnamen yang singkat dan ketat, Indonesia diharapkan dapat mengamankan poin penuh sejak laga pertama demi memuluskan jalan menuju tangga juara.

​"Kalau Indonesia ingin benar-benar bermain aman, targetnya sederhana yaitu sapu bersih semua pertandingan dengan kemenangan," tambahnya. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
FIFA ASEAN Cup 2026 bangladesh grup a Malaysia timnas indonesia