Tijjani Reijnders Blak-blakan Pilih Arab Saudi: Cucu Saya Pun Bisa Hidup dari Uang Ini

Tulus Widodo • Dipublikasikan Rabu, 23 September 2026 | 10:02 WIB
Tijjani Reijnders mengungkap alasan meninggalkan Manchester City. (instagram.com/tijjanireijnders)
Tijjani Reijnders mengungkap alasan meninggalkan Manchester City. (instagram.com/tijjanireijnders)

RADARTUBAN – Keputusan Tijjani Reijnders meninggalkan Manchester City untuk berlabuh ke Arab Saudi akhirnya dibongkar sendiri oleh sang pemain. 

Bukan karena gengsi, bukan pula sekadar mencari petualangan baru. Uang menjadi bagian penting dari keputusan gelandang Belanda tersebut.

Pengakuan Reijnders ini terbilang telanjang. Di tengah kritik bahwa pemain seharusnya mengejar level kompetisi tertinggi, kakak pemain Timnas Indonesia Eliano Reijnders itu justru terang-terangan memilih keamanan finansial. 

Bahkan, ia ingin kontraknya di Arab Saudi menjadi jaminan bagi generasi keluarganya setelah karier sepak bolanya berakhir.

Baca Juga: Real Madrid Kuasai Daftar Skuad Termahal Dunia, Manchester City Cuma Bisa Menguntit

Tak Mau Bekerja Lagi Setelah Pensiun

Reijnders meninggalkan Manchester City setelah hanya satu musim. Ia kemudian resmi bergabung dengan Al-Qadsiah pada Agustus 2026 dengan nilai transfer yang dilaporkan sekitar 61 juta euro. 

Bersama City, Reijnders mencatat 50 penampilan, tujuh gol, dan delapan assist.

Keputusan itu sempat memunculkan pertanyaan. Namun Reijnders tidak berusaha menyembunyikan alasan ekonominya.

“Ketika karier sepakbola saya berakhir, saya tidak ingin harus bekerja lagi. Saya mungkin sebenarnya juga tidak perlu bekerja setelah kontrak saya di Man City selesai, tetapi kepindahan ini memungkinkan saya mengamankan masa depan hingga generasi-generasi keluarga saya berikutnya,” ujar pemain 28 tahun itu

Pernyataan tersebut menjadi gambaran jelas bahwa transfer ke Arab Saudi bukan sekadar persoalan karier di lapangan.

Reijnders Tak Mau Munafik

Reijnders bahkan mengakui secara terbuka bahwa uang memang menjadi salah satu pertimbangan utama.

“Saya tidak akan berbohong soal ini. Dengan menandatangani kontrak ini, saya bisa memastikan bahwa bahkan cucu-cucu saya pun terjamin secara finansial. Jadi, mengapa saya tidak melakukannya?” tandas mantan bintang AC Milan itu.

Menurut Goal, sejumlah laporan menyebut Reijnders bisa memperoleh lebih dari 100 juta euro selama kontraknya di Arab Saudi. 

Namun angka pendapatan tersebut merupakan laporan media, bukan angka resmi yang dikonfirmasi langsung oleh klub.

Baca Juga: Real Madrid Selangkah Lagi Boyong Rodri, Manchester City Terancam Kehilangan Jenderal Lapangan Tengah Andalan

Dari Etihad ke Arab Saudi

Reijnders sebelumnya didatangkan Manchester City dari AC Milan pada 2025 dengan nilai sekitar 55 juta euro. 

Pemain bernama lengkap Tijjani Martinus Jan Reijnders itu sempat menjadi bagian penting skuad, tetapi kemudian lebih sering kehilangan tempat di fase akhir musim.

Kini, di usia 28 tahun, Reijnders memilih jalur berbeda. Bagi pemain yang juga memiliki hubungan keluarga dengan Indonesia melalui Eliano Reijnders, keputusan tersebut bukan sekadar perpindahan klub.

Reijnders memilih mengubah satu kontrak besar menjadi jaminan finansial lintas generasi.

Dan untuk keputusan itu, Reijnders tidak meminta semua orang setuju. Ia hanya memberikan alasan yang menurutnya paling jujur: kalau kesempatan mengamankan masa depan keluarga sudah ada di depan mata, mengapa harus ditolak? (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
Al-Qadsiah Manchester City Arab Saudi Tijjani Reijnders