Indonesia Menang 2-0, John Herdman Malah Bongkar Masalah Besar Jelang Lawan Malaysia

Tulus Widodo • Dipublikasikan Sabtu, 26 September 2026 | 14:51 WIB
John Herdman meminta tim beradaptasi sebelum menghadapi Malaysia di FIFA ASEAN Cup. (Jawapos.com)
John Herdman meminta tim beradaptasi sebelum menghadapi Malaysia di FIFA ASEAN Cup. (Jawapos.com)

RADARTUBAN – Timnas Indonesia memang membuka FIFA ASEAN Cup 2026 dengan senyum. Singapura ditumbangkan 2-0. 

Namun, kemenangan itu ternyata tidak membuat John Herdman menutup mata terhadap persoalan yang masih mengganjal skuad Garuda.

Pelatih Timnas Indonesia tersebut justru membongkar satu masalah yang bisa menjadi alarm sebelum duel panas kontra Malaysia. 

Adaptasi pemain, terutama mereka yang datang dari kompetisi Eropa, disebut belum berjalan ideal. 

Faktor suhu, tidur, hingga jetlag menjadi tantangan yang harus segera diatasi.

Baca Juga: Bukan Tim AFF! Herdman Bongkar Wajah Baru Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Menang, tetapi Ada Alarm

Herdman menilai para pemain yang baru datang dari Eropa tidak memiliki waktu cukup untuk menyesuaikan kondisi tubuh dengan lingkungan pertandingan di Indonesia.

“Kami tidak bisa mempertahankan hal itu. Itulah yang kami pelajari di sini. Pemain kami yang berlabuh dari Eropa beradaptasi secara mendadak,” ujar Herdman seusai pertandingan, seperti dilansir dari TVRInews.

Masalahnya bukan sekadar perjalanan panjang. Herdman menilai proses adaptasi ideal membutuhkan waktu, sementara kalender pertandingan membuat skuad harus langsung tancap gas.

“Kami tidak mendapatkan waktu seminggu untuk beradaptasi dengan suhu, tidur, dan jetlag,” lanjutnya.

Penurunan Performa Mulai Terlihat

Persoalan tersebut menjadi semakin penting karena Herdman melihat adanya penurunan performa setelah Indonesia memberikan tekanan kepada Singapura.

“Kami menekan mereka, dan ada momen di mana terjadi penurunan performa,” ungkap mantan pelatih Timnas Kanada itu.

Situasi itu menjadi catatan serius. Kemenangan 2-0 memang memberikan modal penting, tetapi pertandingan berikutnya diprediksi menghadirkan tuntutan fisik dan taktikal yang berbeda.

Malaysia Bukan Singapura

Herdman pun sudah mengarahkan perhatian ke Malaysia. Ia menyadari lawan berikutnya memiliki ancaman yang lebih banyak sehingga pendekatan Indonesia tidak bisa sekadar mengulang formula melawan Singapura.

“Kami harus menyesuaikan taktik melawan tim seperti Malaysia yang memiliki lebih banyak ancaman,” tegasnya.

Dengan demikian, kemenangan perdana belum menjadi akhir cerita. Justru dari laga 2-0 itu Herdman menemukan pekerjaan rumah: bagaimana membuat pemain yang datang dari Eropa cepat beradaptasi sebelum energi mereka terkuras di pertandingan yang lebih berat. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
FIFA ASEAN Cup 2026 John Herdman singapura Malaysia timnas indonesia