RADARTUBAN – Janji manajemen Persatu Tuban untuk menggelar audiensi dengan suporter kembali ditagih.
Suporter tim berjuluk Laskar Ronggolawe yang sebelumnya melayangkan surat kepada petinggi klub, kini menunggu kepastian pertemuan tersebut.
Sebelumnya, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Ronggomania melayangkan surat kepada CEO Persatu Tuban Eko Wahyudi.
Dalam surat nomor 003/SP-RM/XI/2026 tertanggal 9 September itu, suporter meminta permohonan untuk audiensi bersama jajaran petinggi klub guna memperoleh kejelasan mengenai kondisi dan keberlangsungan Persatu Tuban pada kompetisi Liga 4 musim ini.
Baca Juga: Tiong Jiu Pia Digelar Meriah di TITD Kwan Sing Bio, Jadi Momentum Persatuan Umat
Pada surat tersebut, Ronggomania juga memberikan tenggat waktu selambat-lambatnya sampai 21 September kepada CEO Persatu untuk segera memberikan ruang audiensi.
Artinya sebelum batas tanggal tersebut, manajemen tim berlogo Jaran Jingkrak itu harus sudah memberikan kepastian kepada suporter.
Namun, hingga kemarin (21/9), manajemen Persatu baru memberikan wacana kepada suporter.
‘’Rencananya pertemuan lintas suporter akan digelar pada Minggu ini,’’ ungkap Manajer Persatu Tuban M. Abdul Rohman saat dikonfirmasi Jawa Pos Radar Tuban.
Rohman menyampaikan, pertemuan tersebut diharapkan menjadi ruang untuk menyatukan persepsi, mempererat komunikasi sebelum melangkah serius menuju Liga 4 musim ini.
‘’Harapannya dengan pertemuan nanti bisa menyatukan arah tujuan untuk melangkah, dan berjuang bersama dalam Liga 4 mendatang,’’ ujar dia.
Terpisah, Humas DPP Ronggomania Antok Kaka menilai, wacana untuk mendudukkan jajaran suporter, manajemen tim, dan CEO Persatu dalam satu meja diharapkannya tidak hanya sebatas wacana. ‘’Kami harap secepatnya, jangan sampai berlarut-larut,’’ kata dia.
Lebih lanjut Antok mengatakan, dia bersama barisan suporter lainnya ingin adanya komunikasi yang terbuka terkait nasib Persatu terutama dalam persiapannya menatap Liga 4 mendatang.
‘’Suporter juga berhak tahu apa yang terjadi di dalam internal tim ini. Jika memang ada kendala atau persoalan pelik, harusnya dikomunikasikan bersama-sama. Semoga manajemen mendengarkan keresahan suporter selama ini,’’ tandasnya. (an/ds)
Editor : Yudha Satria AditamaSumber : Radar Tuban