RADARTUBAN – Timnas Indonesia belum sempat benar-benar menikmati kemenangan 2-0 atas Singapura, kabar kurang sedap sudah menghantam persiapan menghadapi Malaysia.
Kiper Emil Audero masuk pantauan tim medis setelah pelatih John Herdman mengonfirmasi adanya persoalan cedera yang dialami penjaga gawang tersebut.
Situasi ini jelas membuat persiapan Garuda menuju duel sarat gengsi kontra Malaysia menjadi lebih rumit.
Baca Juga: Bukan Tim AFF! Herdman Bongkar Wajah Baru Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026
Terlebih, laga matchday kedua Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 itu bakal berlangsung Senin (28/9) di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta.
Herdman belum membuka detail cedera Emil Audero. Pelatih asal Inggris itu hanya memastikan kondisi sang kiper masih dalam evaluasi.
“Untuk cedera, kami masih mengevaluasi kondisi kiper kami, Emil Audero,” ujar John Herdman dikutip dari bolasport.
Dean James dan Ragnar Ikut Dipantau
Bukan hanya Emil. Dua pemain lain, Dean James dan Ragnar Oratmangoen, juga masuk daftar pemantauan setelah pertandingan kontra Singapura.
Dean bahkan harus meninggalkan lapangan dan digantikan Nathan Tjoe-A-On pada awal babak kedua.
Ragnar, yang mencetak gol pembuka kemenangan Indonesia atas Singapura, juga akan menjalani evaluasi kondisi sebelum duel melawan Malaysia.
“Kami juga akan mengevaluasi kondisi Dean James yang harus ditarik keluar dari pertandingan,” tandas mantan pelatih Timnas Kanada itu.
Herdman juga menyebut Ragnar akan dievaluasi. Artinya, tiga pemain tersebut belum bisa dipastikan berada dalam kondisi terbaik ketika Garuda menghadapi Harimau Malaya.
Bukan Sekadar Pertandingan Biasa
Persoalan kebugaran datang pada momen yang sensitif. Indonesia dan Malaysia sama-sama mengoleksi tiga poin setelah laga pertama.
Indonesia menang 2-0 atas Singapura, sedangkan Malaysia menundukkan Bangladesh 3-0.
Selisih gol membuat Malaysia sementara berada di posisi lebih atas.
Herdman sendiri memahami panasnya rivalitas kedua negara. Ia meminta pemain tidak larut dalam atmosfer pertandingan, tetapi tetap menghormati besarnya momen.
Dengan kondisi tiga pemain masih dipantau, duel Indonesia vs Malaysia kini bukan cuma soal gengsi. Kedalaman skuad, kesiapan fisik, dan kemampuan Herdman membaca situasi bakal ikut diuji.
Satu hal sudah pasti: Garuda tidak boleh kehilangan fokus hanya karena tekanan derby.
Sebab, sedikit saja lengah, laga panas ini bisa berubah menjadi ujian yang jauh lebih berat daripada kemenangan atas Singapura. (*)
Editor : Shafa Dina Hayuning Mentari