Bos Como Mirwan Suwarso Sentil Premier League : Cuma Punya Uang, Kami Punya Segalanya

Tulus Widodo • Dipublikasikan Senin, 28 September 2026 | 07:54 WIB
Mirwan Suwarso mengungkap strategi Como membangun brand global. (Jawapos.com)
Mirwan Suwarso mengungkap strategi Como membangun brand global. (Jawapos.com)

RADARTUBAN - Premier League boleh berlimpah uang, tetapi Mirwan Suwarso punya cara berbeda melihat persaingan sepak bola Eropa. 

Presiden Como 1907 itu justru menilai kekuatan Italia tidak semata-mata berada di neraca keuangan.

Pernyataan tersebut terasa makin menarik karena Mirwan merupakan representasi kelompok pemilik Como 1907 yang berada di bawah Djarum Group. 

Klub Italia itu diakuisisi konglomerasi Indonesia tersebut pada 2019 dan kemudian bangkit hingga kembali ke Serie A. 

Dalam wawancara dengan La Repubblica, Mirwan blak-blakan membongkar cara Como membangun daya tarik di luar Italia. 

Baca Juga: Como Hadapi Leipzig, Cesc Fabregas Kirim Pesan Menohok Jelang Debut Liga Champions

Menurutnya, keterbatasan basis suporter lokal bukan alasan untuk membatasi ambisi global.

“Basis penggemar lokal kami memang terbatas, tetapi yang bisa kami jangkau secara global tidak terbatas. Itu hanya bergantung pada kemampuan kami untuk tumbuh melalui pemasaran, branding, dan komunikasi,” tuturnya.

Bukan Sekadar Jual Sepak Bola

Mirwan  menyebut Como kini tidak hanya menjual pertandingan. Klub juga mencoba menjual cerita tentang kota, budaya, dan identitas yang melekat pada Como.

Dalam wawancara yang sama, ia bahkan secara terbuka membandingkan kekuatan sepak bola Italia dengan Premier League.

“Apa yang dimiliki Premier League dibandingkan kami? Uang. Tetapi kami memiliki sejarah, seni, makanan, dan gairah. Tim-tim dari kota-kota indah seperti Lecce atau Salerno bisa memiliki daya tarik yang besar,” kata pria kelahiran 1971 itu.

Pernyataan itu bukan sekadar bumbu promosi. La Repubblica mencatat Como tengah memperluas jangkauan global melalui konten yang tidak melulu berbicara tentang sepak bola. 

Lima kota dengan pemesanan merchandise daring terbanyak bahkan disebut mencakup London, Paris, Roma, Milan, dan New York. 

Strategi Djarum Bawa Como Mendunia

Langkah tersebut sejalan dengan arah Como yang mulai membangun klub sebagai brand lintas olahraga, budaya, fesyen, dan gaya hidup. 

Situs resmi Como menyebut Djarum Group sebagai pemilik yang membawa klub memasuki fase kebangkitan sejak 2019. 

Baca Juga: Tiket Como vs Leipzig Ludes! Presiden Klub Mirwan Suwarso Relakan Kursinya untuk Fans Tertua

Di titik inilah ucapan Suwarso menjadi menarik. Como tidak sedang mengklaim mampu mengalahkan kekuatan finansial Premier League. 

Mereka justru mencoba bermain di arena berbeda: menjadikan identitas kota sebagai komoditas global.

Bagi klub yang berbasis di kota kecil, formula itu bisa menjadi senjata. Bukan melawan uang dengan uang, melainkan menjual sesuatu yang sulit dibeli hanya dengan transfer pemain: cerita, identitas, dan pengalaman. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
Djarum Group mirwan suwarso como premier league serie A