RADARTUBAN – Final FIFA ASEAN Cup 2026 menghadirkan cerita yang jauh lebih menarik daripada sekadar duel Indonesia versus Thailand.
Di pinggir lapangan, dua pelatih asal Inggris akhirnya berhadapan: John Herdman di kubu Timnas Indonesia dan Anthony Hudson sebagai nakhoda Thailand.
Pertemuan ini terasa unik karena perjalanan karier keduanya beberapa kali berada di jalur yang hampir beririsan.
Baca Juga: Pesta Gol! Timnas Indonesia Amankan Tiket Final FIFA ASEAN Cup 2026 Setelah Bantai Bangladesh
Herdman pernah lama menangani tim nasional Kanada, sedangkan Hudson membangun bagian penting kariernya di Amerika Serikat.
Kini, setelah berkelana ke berbagai negara, keduanya justru dipertemukan di panggung final Asia Tenggara.
Pernah Sama-Sama Berkarier di Amerika Utara
Herdman menghabiskan lebih dari satu dekade di sepak bola Kanada. Setelah menangani tim putri sejak 2011, ia kemudian dipercaya menangani tim putra Kanada pada 2018 hingga 2023.
Di era tersebut, Herdman membawa Kanada kembali ke Piala Dunia 2022 setelah penantian 36 tahun.
Hudson memiliki jalur berbeda. Ia menangani Amerika Serikat U-20 sebelum masuk jajaran tim senior sebagai asisten Gregg Berhalter.
Pada Januari 2023, Hudson bahkan dipercaya menjadi pelatih interim USMNT.
Ironisnya, justru pada periode tersebut peluang duel Hudson vs Herdman sebenarnya terbuka.
Amerika Serikat dan Kanada kemudian bertemu di final Concacaf Nations League pada Juni 2023.
Namun, Hudson sudah meninggalkan posisinya sebagai pelatih interim pada 30 Mei 2023.
B.J. Callaghan kemudian mengambil alih USMNT untuk Nations League dan Gold Cup.
Baca Juga: Herdman Bongkar Realita Timnas Indonesia: Baru 16 Caps, tapi Suporter Sudah Tuntut Juara
Sama-Sama Pernah Menyentuh Sepak Bola Selandia Baru
Cerita keduanya semakin menarik karena mereka juga pernah bekerja di Selandia Baru, tetapi dalam jalur berbeda.
Herdman menangani tim putri Selandia Baru sejak 2006 hingga 2011, termasuk membawa Football Ferns tampil di Piala Dunia 2007 dan 2011 serta Olimpiade 2008.
Hudson kemudian menangani tim putra Selandia Baru pada 2014–2017. Ia juga pernah menangani kelompok usia muda sebelum naik ke tim senior.
Hudson Punya Modal Asia yang Lebih Panjang
Perbedaan menarik muncul ketika melihat pengalaman keduanya di sepak bola Asia.
Hudson sudah cukup lama menjelajah sepak bola Asia dan Timur Tengah. Ia pernah menangani Bahrain, Al-Markhiya, Al-Arabi, hingga BG Pathum United sebelum akhirnya dipercaya menjadi direktur teknik Federasi Sepak Bola Thailand dan kemudian pelatih timnas Thailand pada Oktober 2025.
Sementara itu, Herdman datang ke Indonesia dengan pengalaman panjang membangun tim nasional Kanada dan menghadapi sepak bola Amerika Utara.
Kini semua perjalanan itu bermuara pada satu titik: final FIFA ASEAN Cup 2026.
Herdman dan Hudson akhirnya tidak lagi sekadar menjadi dua nama Inggris yang berkelana jauh dari tanah kelahirannya. Mereka berdiri di sisi berlawanan, dengan trofi sebagai taruhan terakhir. (*)
Editor : Yudha Satria AditamaSumber : Radar Tuban