Karier Irjen Pol Amur Chandra Juli Buana, Putra Bandung Meniti Karier Lantas hingga Pimpin Divhubinter Polri Hingga Pensiun

Yudha Satria Aditama • Dipublikasikan Rabu, 19 Agustus 2026 | 16:27 WIB
Mengenal sosok Irjen Pol Amur Chandra Juli Buana, lulusan Akpol 1990 yang meniti karier dari fungsi lalu lintas hingga memimpin Divhubinter Polri. (Istimewa)
Mengenal sosok Irjen Pol Amur Chandra Juli Buana, lulusan Akpol 1990 yang meniti karier dari fungsi lalu lintas hingga memimpin Divhubinter Polri. (Istimewa)

RADARTUBAN – Irjen Pol Amur Chandra Juli Buana memiliki perjalanan karier cukup panjang di tubuh Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) hingga pensiun pada akhir Juli lalu.

Perwira tinggi kelahiran Bandung, Jawa Barat, 20 Juli 1968 itu merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1990.

Pengalamannya tidak hanya berada di bidang operasional kewilayahan dan lalu lintas, tetapi juga berkembang ke ranah hubungan internasional dan kerja sama kepolisian antarnegara.

Karier Amur di sejumlah jabatan strategis akhirnya mengantarkannya menjadi Kepala Divisi Hubungan Internasional (Kadivhubinter) Polri pada Agustus 2025. Pengangkatan tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/1764/VIII/KEP./2025 tertanggal 5 Agustus 2025.

Baca Juga: Jejak Karier Jenderal Putra Asli Palembang Sumatera Selatan, Irjen Pol Tomex Kurniawan yang Baru Purna Tugas

Saat itu, Amur menggantikan Irjen Pol Krishna Murti yang dimutasi menjadi Staf Ahli Bidang Manajemen (Sahlijemen) Kapolri.

Sebelum menduduki jabatan tersebut, Amur merupakan Wakapolda Sulawesi Tenggara. Dia mulai mengemban amanat sebagai Wakapolda Sultra berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor ST/759/IV/KEP/2024 tertanggal 26 April 2024 dan dilantik pada 12 Mei 2024.

Berawal dari Fungsi Lalu Lintas

Sebagai lulusan Akpol 1990, Amur memiliki pengalaman cukup kuat di bidang lalu lintas dan kewilayahan.

Sejumlah jabatan yang pernah diembannya antara lain Wakapolres Banda Aceh Polda Aceh pada 2006 dan Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Aceh pada 2007.

Setahun kemudian, ia dipercaya menjadi Kapolres Karang Asem Polda Bali. Pada 2009, Amur kembali dipercaya memimpin wilayah sebagai Kapolres Garut Polda Jawa Barat.

Kariernya kemudian mulai bergeser ke bidang hubungan internasional. Pada 2010, Amur dipercaya sebagai Kasubbid Diklugri Bidang Kermadiksipol Set NCB-Interpol.

Tiga tahun berselang, dia mendapat penugasan sebagai Atase Polri di Filipina. Pengalaman tersebut menjadi salah satu pijakan penting dalam perjalanan kariernya di bidang hubungan internasional kepolisian.

Masuk Lingkaran Interpol

Sepulang dari penugasan di luar negeri, Amur kembali dipercaya menduduki sejumlah posisi di Divhubinter Polri.

Pada 2018, ia menjabat sebagai Kabag Kominter Divhubinter Polri. Kemudian pada 2020, Amur dipercaya menjadi Kadiklatsus Jatrans Lemdiklat Polri sekaligus Direktur JCLEC.

Masih pada tahun yang sama, ia dipercaya menjadi Sekretaris NCB-Interpol Indonesia Divhubinter Polri. Posisi tersebut menjadi salah satu jabatan penting dalam perjalanan kariernya sebelum kemudian mendapat promosi sebagai Wakapolda Sulawesi Tenggara.

Pengalaman di bidang kerja sama kepolisian internasional juga membuat Amur terlibat dalam penanganan kasus lintas negara.

Salah satunya adalah pengungkapan kasus love scamming yang melibatkan warga negara China. Kasus tersebut ditangani melalui kerja sama Divhubinter Polri, Ditreskrimsus Polda Kepulauan Riau, dan Ministry of Public Security China.

Baca Juga: Profil dan Perjalanan Karier Fadil Imran: Dari Reskrim, Pensiun Jenderal Bintang Tiga, hingga Komisaris Mind ID

Dari Wakapolda Sultra ke Kadivhubinter

Pada 2024, Amur dipercaya menjadi Wakapolda Sulawesi Tenggara. Setelah sekitar satu tahun lebih menjalankan tugas di Sultra, kariernya kembali meningkat.

Pada Agustus 2025, Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo menunjuk Amur sebagai Kadivhubinter Polri. Mutasi tersebut sekaligus mengantarkannya naik pangkat dari Brigjen Pol menjadi Irjen Pol, atau jenderal bintang dua.

Posisi Kadivhubinter memiliki peran strategis karena Divhubinter Polri menjadi salah satu pintu utama kerja sama kepolisian Indonesia dengan lembaga penegak hukum negara lain, termasuk dalam pertukaran informasi, penanganan kejahatan lintas negara, serta hubungan dengan jaringan Interpol.

Dengan pengalaman yang membentang dari fungsi lalu lintas, kepemimpinan kewilayahan, penugasan sebagai Atase Polri di Filipina hingga lingkungan NCB-Interpol Indonesia, Amur memiliki rekam jejak yang cukup erat dengan bidang yang kini dipimpinnya.

Jejak karier Irjen Pol Amur Chandra Juli Buana:

  1. Wakapolres Banda Aceh Polda Aceh – 2006.

  2. Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Aceh – 2007.

  3. Kapolres Karang Asem Polda Bali – 2008.

  4. Kapolres Garut Polda Jawa Barat – 2009.

  5. Kasubbid Diklugri Bidang Kermadiksipol Set NCB-Interpol – 2010.

  6. Atase Polri di Filipina – 2013.

  7. Kabag Kominter Divhubinter Polri – 2018.

  8. Kadiklatsus Jatrans Lemdiklat Polri/Direktur JCLEC – 2020.

  9. Sekretaris NCB-Interpol Indonesia Divhubinter Polri – 2020.

  10. Wakapolda Sulawesi Tenggara – 2024.

  11. Kadivhubinter Polri – 2025.

Perjalanan tersebut menunjukkan bagaimana pengalaman Amur berkembang dari fungsi teknis kepolisian dan kepemimpinan di wilayah menuju bidang kerja sama kepolisian internasional yang kini menjadi tanggung jawabnya sebagai Kadivhubinter Polri hingga purnatugas. (*)

Editor : Yudha Satria Aditama
Sumber : Radar Tuban
irjen Kadivhubinter Polri