Erni Kartikasari: Bekerja untuk Tugas, Berorganisasi untuk Mengabdi

M. Mahfudz Muntaha • Dipublikasikan Jumat, 28 Agustus 2026 | 14:05 WIB
Sosok Erni Kartikasari. (ERNI KARTIKASARI UNTUK RADAR TUBAN)
Sosok Erni Kartikasari. (ERNI KARTIKASARI UNTUK RADAR TUBAN)

RADARTUBAN- Hidup tak melulu soal pekerjaan. Prinsip tersebut yang dipegang Pengawas Ketenagakerjaan Dinas Ketenagakerjaan Provinsi Jawa Timur Subkorwil Tuban Erni Kartikasari. Di tengah kesibukannya sebagai aparatur sipil negara (ASN), ibu dua anak itu tetap menyempatkan diri aktif dalam organisasi kemasyarakatan.

Bagi Erni, berorganisasi bukan sekadar mengisi waktu luang. Namun, menjadi ruang untuk mengabdi sekaligus memberi manfaat kepada sesama. Saat ini, dia dipercaya menjadi Wakil Sekretaris LAZISNU PCNU Tuban, koordinator bidang sosial budaya PC Fatayat NU Tuban, serta Plt Ketua Komite SD BAS Tuban.

‘’Saya suka berorganisasi, terutama yang bersifat sosial kemasyarakatan. Karena ingin bermanfaat bagi sesama. Dalam berorganisasi itu kita bisa memberi tanpa meminta, pure murni lillahi taala,’’ ujar Erni kepada Jawa Pos Radar Tuban.

Baca Juga: Sosok Awanda Alif Kushar, Rapikan Disiplin Siswa Lewat SI APIK

Menurut dia, ada kenyamanan tersendiri ketika aktif dalam organisasi kemasyarakatan. Sebab, dirinya tidak membawa kepentingan untuk mengejar jabatan maupun keuntungan materi. Semua dilakukan semata-mata untuk mengabdi dan mencari keberkahan. 

‘’Kalau berorganisasi itu nderek kiai, insyaallah berkah dunia akhirat,’’ tuturnya.

Bagi Erni, menjalani aktivitas organisasi juga dilakukan dengan senang hati. Meski terkadang harus membagi waktu setelah menyelesaikan tugas kantor, dia tidak merasa keberatan.

Sebagai pengawas ketenagakerjaan, pekerjaan sehari-harinya cukup padat. Dia harus mengawal berbagai persoalan terkait ketenagakerjaan. Namun, ketika ada agenda organisasi, kesibukan tersebut tidak menjadi alasan untuk berhenti berkiprah.

‘’Sebenarnya sulit mengungkapkan kalau sudah menjadi hal yang kita sukai. Kalau ditanya mengapa, ya tidak tahu alasannya. Ya pokoknya ingin berkiprah di situ,’’ beber alumni S2 Magister Hukum Untag Surabaya tersebut.

Menurut dia, aktif di organisasi justru menjadi hiburan tersendiri di sela aktivitas sehari-hari. Apalagi, melalui organisasi dirinya bisa bertemu dengan banyak orang dari berbagai latar belakang.

Pertemuan dengan banyak orang tersebut juga membuka ruang baginya untuk belajar dan memperluas pengalaman. ‘’Banyak bertemu orang dengan latar belakang yang berbeda membuat saya nyaman,’’ katanya.

Erni mengatakan, ada perbedaan mendasar antara pekerjaan dan aktivitas organisasi. Dalam pekerjaan, seseorang mendapatkan penghasilan sebagai bentuk imbalan atas tugas yang dijalankan.

Sementara dalam organisasi sosial kemasyarakatan, dirinya lebih menekankan pada pengabdian. ‘’Kalau dalam pekerjaan kita memperoleh gaji karena pekerjaan kita. Kalau dari organisasi kemasyarakatan, kita benar-benar ingin mengabdi dan bermanfaat bagi sesama tanpa embel-embel apa pun,’’ jelasnya.

Menariknya, aktivitas pekerjaan dan organisasi yang dijalani Erni terkadang bisa saling dikolaborasikan. Jaringan yang dimiliki dari pekerjaannya dapat dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan organisasi, begitu pula sebaliknya.

Salah satunya ketika mengajak sejumlah stakeholder untuk ikut berkontribusi melalui LAZISNU. ‘’Misalnya di LAZISNU, kita minta supaya berinfak, zakat, atau sedekah ke LAZISNU,’’ pungkasnya. (fud/ds)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
Sumber : Radar Tuban
Erni Kartikasari pengabdian organisasi ASN