RADARTUBAN - Karya sastra cerpen memiliki tempat khusus di hati Kepala MA Islamiyah Senori A. Musta’in.
Meski disibukkan dengan banyak tugas di lembaga pendidikan dan organisasi, namun selalu menyempatkan menulis cerpen.
Karena kegemarannya menulis cerpen, dia sering langganan juara ketika mengikuti lomba bertemakan literasi di bawah naungan Kemenag Tuban.
Baca Juga: Kejar Target, Kemenag Gejot Program Makan Bergizi Gratis di Pesantren dan Madrasah
Terbaru, berhasil juara 1 lomba kategori esai fiksi di peringatan Hari Amal Bhakti Kemenag. ‘’Dulu saya juga sering kirim cerpen ke Jawa Pos Radar Tuban,’’ ujarnya.
Diungkapkan Musta’in, kegemarannya menulis cerpen itu muncul sejak masa sekolah, dan lanjut sampai kuliah.
Kala itu, dirinya sebagai mahasiswa IAIN Sunan Ampel ikut aktif di dunia jurnalistik kampus.
Kegemarannya berlanjut saat berkarir sebagai guru mata pelajaran Bahasa Indonesia.
‘’Saat mengajar, saya sering mengajak anak-anak untuk membuat cerpen. Karena itu, saya juga harus aktif nulis cerpen,’’ ujarnya.
Menurut Musta’in, cerita fiksi adalah media untuk mencurahkan kegelisahan, baik di dunia pendidikan maupun masalah lain.
Itulah alasannya, cerpen yang ditulis selalu terkait kondisi terkini. ‘’Seperti saat pemilu lalu, saya pun menulis cerpen tentang kepemiluan,’’ ungkapnya.
Seiring dengan konsistensinya di dunia literasi, dirinya pun didapuk sebagai pengurus penggerak literasi Kemenag Tuban.
Posisinya, divisi pelatihan dan pendampingan karya sastra. ‘’Dan alhamdulillah saya enjoy dengan dunia-dunia karya sastra ini,’’ pungkasnya. (fud/tok)
Editor : Yudha Satria AditamaSumber : Radar Tuban