RADARTUBAN – Dunia tenis benar-benar tak dapat dipisahkan dari Tri Haryanto.
Meski menggeluti dunia pendidikan dan telah lepas jabatan dari pengurus Persatuan Lawn Tenis Indonesia (Pelti) Tuban, Koordinator Pengawas Pendidikan Kabupaten Tuban itu sampai saat ini masih terus berupaya menghidupkan dunia tenis di Bumi Ronggolawe.
Berkat kecintaannya terhadap olahraga tenis, Tri, panggilan akrabnya bahkan sampai sekarang ini tak pernah absen bermain tenis. ‘’Masih bermain tenis, lima kali sepekan,’’ ujar dia kepada Jawa Pos Radar Tuban.
Memasuki usia 60 tahun, semangat bermain tenis mantan kepala SMPN 5 Tuban itu tak pernah padam.
Bahkan, Tri beberapa kali kerap mengikuti ajang kejuaraan tenis. Tak sedikit berbuah prestasi. Terakhir, dia menyabet juara ketegori beregu POR KORPRI Jatim 2025.
Tri mengungkapkan, selain karena hobi, bemain tenis juga merupakan salah satu upayanya untuk menjaga pola hidup sehat di usia yang memasuki senja.
Selain aktif bermain tenis, Tri juga menaruh perhatian terhadap perkembangan olahraga tenis di Kabupaten Tuban. Upaya untuk mendorong regenerasi petenis berpestasi terus dilakukannya.
Terlebih setelah baru-baru ini salah satu atlet binaannya, yakni Bagus Angga Boedy Pradewa baru saja meraih prestasi membanggakan di ajang Asian Games 2026.
‘’Momentum ini harusnya bisa menjadi titik balik untuk semakin meningkatkan pembinaan petenis muda di Tuban,’’ tutur pendidik yang tinggal di Perum Tasikmadu Palang itu.
Meski sudah tidak aktif dalam kepengurusan Pelti Tuban, Tri sampai saat ini masih mendapatkan tempat khusus di induk olehraga tersebut.
‘’Beberapa kali saya masih dimintai masukan atau pendapat oleh pengurus maupun pelatih tenis,’’ ungkapnya.
Mantan ketua Pelti Tuban periode 2015-2020 itu berharap ke depan pembinaan petenis muda bisa terus berkembang.
Menurutnya, meningkatnya fasilitas tenis di Kabupaten Tuban juga harus sejalan dengan arah pembinaannya.
‘’Dari segi fasilitas sudah ada, tinggal bagaimana mendorong dan meningkatkan motivasi para atlet untuk mau berproses,’’ tandasnya. (an/ds)
Editor : Yudha Satria AditamaSumber : Radar Tuban