Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

5 Hari Internet Icon Plus Trouble, Pemdes Prunggahan Wetan Gagal Cairkan DD

Amin Fauzie • Sabtu, 22 April 2023 | 09:45 WIB
Photo
Photo
Radartuban.jawapos.com – Pemerintah Desa Prunggahan Wetan, Kecamatan  Semanding dibuat kesal dengan pelayanan internet dari provider internet Icon Plus. Bagaimana tidak, sudah lima hari terakhir jaringan internet dari perusahaan penyedia layanan jaringan internet tersebut tak bisa digunakan.

Saat mengeluh kepada operator provider tersebut, justru tidak ditangani sampai memasuki cuti Lebaran.

Diwawancarai Jawa Pos Radar Tuban, Kepala Desa Prunggahan Wetan Hari Winarko mengatakan, jaringan internet di balai desa tidak bisa digunakan sejak Minggu (16/4) atau lima hari lalu.

Senin (17/4), dia berharap jaringan internet di kantor desanya kembali normal. Itu karena hari itu, perangkat desa membutuhkan jaringan internet untuk proses pencairan dana desa (DD) dan alokasi dana desa (ADD)melalui Aplikasi Sistem Keuangan Desa (Siskeudes).

‘’Karena jaringan internet mati, aplikasi Siskeudes tidak bisa digunakan,’’ ujarnya.

Hari menegaskan, Senin itu seharusnya pemerintahan desanya mulai memproses pencairan DD untuk pembangunan fisik.

‘’Ini untuk persiapan agar usai Lebaran angga ran sudah bisa digunakan  pembangunan. Sekarang malah tidak bisa berbuat apa-apa,’’ keluhnya.

Terkait trouble-nya jaringan internet Icon Plus, Hari mengaku sudah komplain kepada pihak Icon Plus sejak Senin (17/4), tetapi tak ada perbaikan.

Salah satu petugas provider tersebut yang dihubungi hanya mengiyakan tanpa tindakan apa pun.

‘’Bilangnya iya iyo tapi sampai cuti gak datang-datang,’’ ujar bapak dua anak itu.

Hari terang-terangan menyebut pihak Icon Plus tidak memiliki iktikad baik untuk memperbaiki pelayanan. Terbukti, institusi pemerintah desa yang merupakan customer Icon Plus dengan biaya langganan Rp 2,5 juta per bulan tidak mendapat respons yang baik.

Pria yang juga pelatih kempo itu mengungkapkan, kendala teknis jaringan provider Icon Plus bukan kali ini saja.

Sebelumnya, problem yang sama terjadi saat pandemi Covid-19. Saat itu, pemerintah desanya ingin mengembangkan jaringan internet untuk warga, namun gagal karena lemahnya jaringan.

‘’Padahal, untuk beli menara, kami sudah menyiapkan anggaran hingga Rp 32 juta, tapi malah sinyalnya lemah,’’ pungkasnya.

Sementara itu, Dekky, perwakilan Icon Plus yang ditelepon Jawa Pos Radar Tuban melalui WhatsApp (WA)-nya, tidak merespons. Begitu juga pertanyaan yang dikirim melalui pesan pendek tidak direspons. (fud/ds)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Tuban, silakan bergabung di Grup Telegram “Radar Tuban”. Caranya klik link join telegramradartuban. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel. Editor : Amin Fauzie
#prunggahan wetan #icon plus #provider #internet #jaringan