RADARTUBAN- Setelah sempat bertemu dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan mengungkapkan keinginan berinvestasi senilai 1,6 triliun, Apple resmi membatalkan rencana investasi tersebut.
Awalnya, tim Cook (CEO Apple) berencana menginvesitasikan sejumlah uang untuk membangun pabrik dan Apple store di Indonesia.
Namun, sayangnya investasi tersebut harus gagal. Pemicunya, karena pemerintah belum tuntas menyelesaikan kasus pertambangan timah ilegal yang menimbulkan kerugian fantastis.
Kasus yang berdampak pada kerusakan lingkungan tersebut mendapat perhatian dari Apple.
Pasalnya, timah adalah salah satu bahan yang akan digunakan produk Apple.
Kasus timah yang viral tersebut menjadi pertimbangan Apple untuk berpikir ulang menginvestasikan uangnya di tanah air.
Kasus timah ditakutkan menjadi faktor penghambat perusahaan Apple untuk mendirikan pabrik Apple di Indonesia.
Berita batalnya Apple berinvestasi ke Indonesia ramai di media sosial.
Bahkan, beberapa warganet berkomentar bahwa mereka sanksi jika kasus korupsi timah menjadi alasan utama untuk tidak berinvestasi.
“Apple gk sebodoh pelaku ugal2an timah di Indonesia. Tapi apakah hanya timah?” tulis jaudd***
“Kenapa apple membatalkan? Karena invest 1.6 T juga bakalan dikorupsi ntra. Maka dari itu Apple tidak ingin jadi korban selanjutnya setelah kasus Timah,”burha**
Ada beberapa yang mendukung keputusan Apple untuk membatalkan rencana membangun pabrik dari ponsel ternama tersebut.
“Saya setuju dengan Apple dan itu keputusan yang sangat bagus :)” komentar akun x_x***
“Apple terselamatkan,” imbuh gd_*
“Takut duitnya habis d korupsi,”
Tak jarang juga warganet yang menyayangkan bahwa kasus korupsi Indonesia yang sudah mulai dikenal hingga keluar negeri.
Dampak yang ditimbulkan juga tak main-main. Bukan hanya dari segi lingkungan, kerugian negara, hingga menghilangkan kepercayaan investor kepada Indonesia.
“Korupsi indo mulai go public,” kata neor** (gi)
Editor : Amin Fauzie