Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Starlink Resmi Mengudara di Indonesia, Solusi 5G yang Tak Merata? Menkominfo Jamin Provider Penyedia Internet Tetap Bertahan

Andika Julia Perdana Putra • Minggu, 19 Mei 2024 | 21:11 WIB
Starlink resmi beroperasi di Indonesia, provider hasil proyek pengembangan SpaceX yang didirikan Elon Musk ini diharapkan mampu jadi solusi jaringan internet yang tidak merata.
Starlink resmi beroperasi di Indonesia, provider hasil proyek pengembangan SpaceX yang didirikan Elon Musk ini diharapkan mampu jadi solusi jaringan internet yang tidak merata.

RADARTUBAN-Starlink, proyek ambisius yang dikembangkan SpaceX, perusahaan eksplorasi ruang angkasa yang didirikan Elon Musk resmi mengudara di Indonesia.

Starlink menyediakan layanan internet berkecepatan tinggi ke seluruh penjuru dunia melalui satelit yang mengorbit bumi pada ketinggian rendah.

Starlink menggunakan jaringan satelit yang ditempatkan di orbit rendah bumi atau LEO (low earth orbit) untuk menyediakan koneksi internet.

Setiap satelit Starlink dapat berkomunikasi dengan stasiun bumi dan perangkat pengguna di bawahnya.

Di Indonesia sudah banyak masyarakat yang mencoba teknologi ini.

Sebuah akun X membagikan pengalamannya membeli dan menggunakan Starlink.

Dalam postingan tersebut, pengguna mengatakan bahwa agar bisa bekerja secara optimal, perangkat penerima sinyal satelit harus ditaruh di tempat yang tak terhalang benda atau bangunan tinggi lainnya.

Walau kecepatan internet Starlink mencapai 290Mbps, akun X tersebut tak yakin mendapat kecepatan yang sama di tempat yang berbeda.

Hadirnya Starlink di Indonesia bak pisau bermata dua.

Di satu sisi teknologi besutan Elon Musk tersebut bisa menjadi solusi alternatif layanan internet di pelosok Indonesia.

Seperti diketahui, sebaran jaringan internet di Indonesia tidak merata.

Jaringan 5G yang hadir sejak 2012 dan masuk Indonesia pada 2021 hanya tersedia di kota-kota besar di Indonesia.

Dengan lambannya pemerataan jaringan internet, Stalink seolah menjadi oasis di tengah gurun pasir.

Di sisi lain, mengudaranya Starlink membuat kekhawatiran keberlangsungan provider penyedia internet di Indonesia.

Menkominfo Budi Arie Setyadi mengatakan, akses konektivitas untuk negara kepulauan terbesar di dunia seperti Indonesia sangat menantang.
Karena itu, perlu alternatif dan inovasi teknologi.

Budi Arie menyampaikan, peningkatan pelayanan masyarakat dan kepentingan nasional tetap menjadi concern utama kementeriannya.

‘’Kompetisi yang sehat dan level of playing field yang sama akan menghadirkan inovasi. Karena siapa pun tidak akan mampu menghadang kemajuan teknologi," ujarnya.

Menkominfo menjamin keberlangsungan provider penyedia internet di Indonesia tetap bertahan di antara gempuran Starlink.

Tak menampik kemungkinan para provider di Indonesia akan menghadirkan inovasi dan solusi kreatif bagi keberlangsungan internet di Indonesia. (*)

Editor : Amin Fauzie
#elon musk #starlink #Indonesia #jaringan internet