RADARTUBAN-CEO Tesla Elon Musk berkunjung di Pulau Dewata Bali.
Kunjungan Elon Musk tersebut untuk meresmikan layanan internet Starlink.
Kedatangan Elon Musk tersebut berlangsung di salah satu puskesmas pembantu di Denpasar, Bali.
Peresmian tersebut menandai dimulainya layanan internet milik Starlink.
Kedatangan Elon Musk beserta rombongan disambut Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri Komunikasi dan Informatika Budi Arie Setiadi, dan Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono.
Selain di puskesmas tersebut, layanan Starlink juga direncanakan dipasang pada 3.400 puskesmas di seluruh pelosok Indonesia.
Kehadiran layanan Starlink diharapkan dapat menyediakan layanan internet pada 2.700 puskesmas yang mengalami kesulitan dalam mengakses internet.
Bukan hanya puskesmas, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono penyebut layanan internet dari Starlink juga akan memudahkan para nelayan.
Elon Musk dan Trenggono tampak berbincang membicarakan hal tersebut.
"Harapan saya, Starlink bisa juga dimanfaatkan nelayan Indonesia dengan harga terjangkau," dikutip dari akun Instagram pribadi Trenggono @swtrenggono Minggu (19/5).
Internet berbasis satelit dinilai memiliki keunggulan yang dapat digunakan nelayan saat melaut.
Teknologi tersebut memanfaatkan satelit Starlink yang mengorbit dengan ketinggian rendah.
Karena itu, nelayan akan tetap mendapat akses internet, meski berada di laut lepas.
Elon Musk menyebut dengan akses internet memungkinkan kita dapat belajar dari mana saja bahkan dari Massachusetts Institute of Technology (MIT) yang merupakan salah satu perguruan tinggi terkemuka di Amerika.
CEO Tesla tersebut juga nampak berminat untuk investasi di tanah air.
"Tapi saya kira akan sangat mungkin. Saya akan sangat mungkin menginvestasikan perusahaan saya di Indonesia pada masa depan," ujar Elon Musk pada acara peresmian tersebut.
Namun, publik diharapkan bersabar dulu. Elon Musk menyebut akan memberikan pengumuman lebih lanjut pada kesempatan lain. (*)
Editor : Amin Fauzie