RADARTUBAN - Bos sekaligus pendiri Meta Mark Zuckerberg, mengatakan smartphone tidak selamanya akan menguasai dunia.
Dia meramalkan bahwa nantinya kacamata pintar akan menyingkirkan smartphone.
"Saya pikir kacamata (pintar) akan menjadi platform komputer besar berikutnya. Tapi setiap platform baru cenderung tidak menggantikan yang lama," ungkap Mark.
Mark menjelaskan berbagai kemajuan teknologi menyebabkan peralihan teknologi terjadi begitu cepat, sebagai contoh ia menyebutkan transisi dari penggunaan desktop ke perangkat mobile.
Sebagaimana saat ini meskipun smartphoine banyak dipakai namun tidak lantas menghilangkan komputer.
"Dalam satu titik di 10 tahun terakhir, perangkat mobile sungguh menjadi platform komputasi utama. Kita tak membuang komputer kita, hanya saja meski kalian memilikinya (komputer), kalian masih melakukan lebih banyak hal di ponselmu," demikian paparnya.
Peralihan dari web ke mobile telah menginspirasi pengembangan kacamata AR (Augmented Reality) yang diyakini Mark akaan menjadi platform komputasi besar selanjutnya setelah smartphone.
Teknologi ini diharapkan mampu memberikan pengalaman yang lebih imersif dan praaktis bagi penngguanya.
“Saat kita bangun pagi pada 10 tahun mendatang, kita tidak lagi membutuhkan smartphone. Yang harus kita bawa kemana-mana. Tak ada lagi dompet dan lain sebagainya. Kacamata pintar akan menjadi pemain baru di masa mendatang,” jelas dia dalam video wawancara The Verge, Senin (12/10).
Sebagaimana diketahui Meta telah meluncurkan kacamata AR bernama Orion, yang dirancang dengan dua fitur utama yaitu menampilkan hologram untuk memberikan pengalaman yang lebih nyata dan berfungsi sebagai antarmuka AI yang ideal.
Teknologi ini menawarkan personalisasi tanpa memisahkan pengguna dari dunia nyata.
Mark Zuckerberg memprediksi bahwa kacamata AR secara bertahap akan menggantikan fungsi yang saat ini dilakukan oleh smartphone. Menurutnya, dalam beberapa tahun ke depan, kacamata AR akan menjadi perangkat komputasi utama dalam kehidupan sehari-hari. (*)
Editor : Yudha Satria Aditama