RADARTUBAN - Salah satu platform permainan dari yang paling populer, Roblox meluncurkan beberapa kebijakan baru yang berfokus untuk memberikan fitur kontrol orang tua agar lebih tahu aktivitas anak mereka di platform ini.
Perusahaan tersebut menciptakan sebuah akun khusus orang tua yang memungkinkan untuk mengawasi aktivitas anak dan teman-temannya. Tidak hanya itu, Roblox mengharuskan anak dibawah usia 13 tahun mendapatkan ijin orang tua untuk mengakses fitur-fitur tertentu didalamnya.
Pemain berusia dibawah 9 tahun juga memerlukan ijin orang tua untuk mengakses mode permainan yang mempunyai aktivitas kekerasan dan kata kasar. Dijadwalkan kebijakan ini akan mulai diterapkan pada bulan depan.
Kekhawatiran tentang keselamatan pemain dibawah umur menjadi masalah yang terus berulang. Roblox sendiri telah mengalami beberapa gugatan terkait eksploitasi anak dibawah umur.
Publisher game terkenal, Sony enggan untuk meng-host Roblox pada perangkat nya karena diduga platform tersebut mengekspos anak-anak pada konten seksual yang tidak pantas. Roblox bahkan diblokir di negara Turki dengan alasan yang sama.
Banyaknya gugatan yang diterima bukan tanpa alasan. Sebuah laporan dari Hindenburg Research menyebutkan banyak predator anak dan aktivitas keuangan ilegal yang terjadi di dalam Roblox, meskipun kebenaran dari laporan ini masih terus dipertanyakan.
Roblox sendiri merupakan platform permainan yang memungkinkan pengguna untuk mencoba memainkan permainan yang dibuat oleh pengguna lain.
Roblox didirikan oleh David Baszucki dan Erik Cassel pada tahun 2006 dan telah menjadi tempat beragam genre permainan seperti simulasi, permainan balap, roleplay, dan banyak lainnya. (*)
Editor : Yudha Satria Aditama