Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Resmi, Cadillac Akan Jadi Tim Ke-11 di Formula 1

Andika Julia Perdana Putra • Kamis, 28 November 2024 | 14:07 WIB

mobil tamia
mobil tamia

 

RADARTUBAN - Setelah banyaknya drama dan intrik yang terjadi sebelumnya, akhirnya Formula 1 mengumumkan secara resmi General Motors melalui merek Cadillac telah menuai kesepakatan untuk memasuki seri balapan Formula 1 mulai tahun 2026 sebagai tim ke 11.

Kesepakatan ini akan membuat Cadillac menjadi tim kostumer sementara sembari mengembangkan mesinnya sendiri yang di jadwalkan akan siap pada tahun 2028.

Sebelumnya Cadillac telah menjalin kesepakatan dengan Renault guna menyuplai mesin ketika merek yang di dukung oleh GM tersebut masuk menjadi tim kesebelas F1.

Hanya saja sebelum adanya pengumuman resmi Cadillac sebagai tim ke 11 F1, Renault telah membubarkan proyek mesinnya untuk tahun 2026.

Hasilnya Cadillac harus menjalin kesepakatan dengan pemasok mesin lainnya untuk dua musim pertamanya.

Pilihan yang paling realistis bagi Cadillac adalah bekerja sama dengan Ferarri atau Honda.

Opsi untuk bekerjasama dengan Mercedes dilihat sebagai opsi yang tidak mungkin, mengingat Mercedes telah menyuplai mesin ke beberapa tim F1 lainnya.

Cadillac akan menggunakan fasilitas milik Andretti Global yang terletak di dekat sirkuit Silverstone, Inggris.

Liberty Media selaku pemilik kejuaraan jet darat tersebut menyambut baik bergabungnya General Motors melalui merek Cadillac.

Menurutnya hadirnya Cadillac di F1 akan membuat minat terhadap olahraga Motorsport ini menjadi naik terlebih di wilayah AS.

"Dengan rencana pertumbuhan Formula 1 yang berkelanjutan di AS, kami selalu percaya bahwa menyambut merek AS yang mengesankan seperti GM/Cadillac ke grid dan GM sebagai pemasok unit daya masa depan dapat membawa nilai dan minat tambahan bagi olahraga ini," ungkap CEO dan presiden Liberty Media yang akan keluar, Greg Maffei.

Sebelumnya pabrikan asal Amerika Serikat tersebut telah lama bekerja sama dengan Andretti Global dalam mengajukan proposal untuk masuk ke gelaran balap Formula 1.

Sayangnya, proposal tersebut ditolak oleh F1 karena dianggap tidak mempunyai nilai tambah yang cukup bagi kejuaraan tersebut.

Ketegangan antara tokoh yang berada di organisasi tersebut semakin memuncak hingga melibatkan kongres Amerika, serta Departemen Kehakiman AS.

Akhirnya Andretti memilih untuk mengundurkan diri dari proyek masuk F1 dan menyerahkan mayoritas urusan tersebut ke Towriss.

Kemudian Towriss dan General Motors melanjutkan proyek F1 dengan menawarkan tawaran yang lebih menarik serta komitmen lebih kepada F1.

Hasilnya Proposal tersebut diterima dengan baik oleh F1. General Motors dan F1 telah sepakat bahwasanya General Motors melalui merek Cadillac akan menjadi tim ke 11 di Formula 1 mulai musim 2026.

Saat ini Andretti Global terus membangun fasilitas di Inggris serta telah memperkerjakan ratusan karyawan guna membangun wind tunnel untuk mobil 2026.(*)

 

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#F1 #cadillac #Formula 1 #general motors