Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Google Ungkap Tahun 2025 Sebagai Tahun Kritis bagi Perusahaan, Ternyata Ini Alasannya

Andika Julia Perdana Putra • Selasa, 31 Desember 2024 | 14:05 WIB
ilustrasi mesin pencari google
ilustrasi mesin pencari google

RADARTUBAN - Tidak perlu menunggu lama, sebentar lagi kalender akan berganti ke tahun 2025. Itu artinya Google akan memasuki tahun kritis bagi perusahaan, setidaknya begitu menurut CEO Google dan Alphabet.

Pasalnya pada tahun 2025 perusahaan asal Amerika Serikat tersebut kemungkinan akan menghadapi beberapa masalah terkait anti monopoli dan diharuskan untuk melepaskan sistem operasi Android, Peramban Chrome, serta mesin pencarinya. Pichai menyebut tahun 2025 akan menjadi tahun dengan pertaruhan yang tinggi.

Selain pada bidang regulasi dan hukum, Google juga diharuskan untuk mempersiapkan diri guna bersaing dengan perusahaan teknologi lainnya pada bidang AI.

Google telah menghabiskan begitu banyak uang untuk berinvestasi menciptakan AI buatan mereka, Gemini. Kendati Google Search tetap menjadi mesin pencari nomor wahid, tetapi dengan hadirnya AI semuanya akan menjadi berbeda.

Terlebih perusahaan seperti OpenAI dengan ChatGPT serta perusahaan rintisan Perplexity mengeluarkan mesin pencari berbasis AI.

Selain pada mesin pencari AI kini telah menggantikan peran asisten digital. Google assistant yang sebelumnya hadir pada perangkat Android kini perlahan digantikan oleh Gemini. Begitu juga Siri milik Apple yang kini menggandeng ChatGPT sebagai bagian dari Apple Intelligence.

Karenanya tidak mengherankan jika Google akan memfokuskan dirinya untuk terus mengembangkan Gemini pada tahun 2025 yang kini akan memiliki 500 juta pengguna di seluruh dunia.

Upaya Google untuk terus meningkatkan Gemini didasarkan pada perkiraan aplikasi Gemini akan terus berkembang besar dalam satu hingga dua tahun mendatang.(*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#AI #gemini #ChatGPT #google #apple