RADARTUBAN - Setelah sekian lama Xiaomi Indonesia akhirnya merilis smartphone entry level penerus langsung dari Poco M5 yang dirilis pada beberapa tahun yang lalu. Smartphone ini menjadi smartphone terbaru yang di rilis Xiaomi pada tahun ini.
Sekilas desian smartphone Poco M6 mirip sekali dengan seri Poco yang lain yakni Poco F6. Frame kamera dibuat lebih besar dari pendahulunya.
Bar hitam yang menjadi ciri khas Poco M5 pun kini sudah dihilangkan pada versi terbaru kali ini. Poco seperti semakin main aman dengan desain smartphone keluaran mereka. Hal ini berbeda dengan desain smartphone Poco pada sekitar tahun 2021 yang memiliki desain lebih menonjol daripada smartphone lainnya.
Walaupun begitu, backdoor Poco M6 sudah menggunakan bahan kaca alih alih Plastik seperti pada versi pendahulunya.
Dari segi layar, Poco M6 membawa layar IPS LCD berukuran 6.79 inchi dengan resolusi FHD. Layar ini memiliki refresh rate 90hz dengan kecerahan layar maksimal hingga 550 nits. layar ini juga memiliki kerapatan 386PPI.
Hal lain yang menjadi pembeda Poco M6 dari generasi sebelumnya adalah chipset yang di bawa. Poco M6 membawa Mediatek G91 dengan fabrikasi 12nm. Chipset ini dapat berjalan hingga kecepatan 2.0GHz.
Anehnya digunakannya Mediatek G91 malah seperti downgrade dari Poco M5 yang menggunakan MediaTek G99. Poco sendiri tidak mengungkap alasan digunakan chipset yang performanya sedikit turun dibandingkan versi sebelumnya. G91 pada Poco M6 dipadukan dengan GPU Mali G52 MC2.
Selain chipset yang mengalami downgrade, jenis penyimpanan internal pada Poco M6 juga tak luput dari downgrade yang di lakukan Poco.
Jika versi sebelumnya menggunakan penyimpanan berjenis UFS 2.2, maka Poco kali ini lebih memilih menggunakan penyimpanan jenis EMMC 5.1 yang terkenal lebih lambat daripada UFS. Namun begitu jenis ram yang digunakan pada Poco M6 sudah berjenis LPDDR4X.
Pada bagian kamera, Poco M6 membawa kamera dengan resolusi 108MP aperture F/1.75 bersensor ISOCELL HM6 dan 2MP aperture F/2.4 kamera makro.
Sementara pada bagian depan, Poco M6 dilengkapi dengan kamera beresolusi 13 MP dengan aperture F/2.45. Baik kamera depan maupun belakang dapat mengambil video beresolusi FHD 30 fps.
Seperti pada perangkat Poco lainnya, Poco M6 juga membawa Android 14 dengan dibalut oleh HyperOS 1.0. Poco menjamin Poco M6 akan mendapatkan Update 2x OS android dan 4 tahun update keamanan.
Baterai yang disematkan pada Poco M6 berukuran 5030mAh dan mendukung pengisian secara cepat 33 Watt.
Poco sendiri belum mengungkapkan harga pastinya saat resmi di jual nanti. Namun Poco M6 di pasar global dibandrol dengan harga:
6GB/128GB = $129 sekitar Rp. 2.089.542
8GB/256GB = $149 sekitar Rp. 2.413.502
Poco M6 dilengkapi dengan NFC, Fingerprint, Mono speaker yang terletak di bagian bawah, mendukung jaringan 4G LTE, dan dapat menampung micro SD hingga kapasitas 1 TB. Sayangnya sensor Gyroscope pada smartphone ini menggunakan sensore Software yang membuat Gyroscope pada Poco M6 memiliki sedikit delay. (*)
Editor : Yudha Satria Aditama