RADARTUBAN - Maskapai penerbangan asal AS United Airlines baru-baru ini mengumumkan kerja sama mereka dengan penyedia layanan internet berbasis satelit, Starlink. Berkat kerja sama ini, seluruh armada milik United Airlines akan menggunakan layanan internet dari Starlink.
Rencananya uji coba penerbangan dengan menggunakan akses internet dari Starlink akan dilakukan oleh maskapai tersebut pada bulan Februari depan.
Pada bulan September lalu, Kemitraan United Airlines dengan Starlink disebut akan menetapkan standar baru bagi konektivitas penerbangan.
Kemudian setelah dilakukan pengujian, maskapai asal Amerika Serikat tersebut akan langsung menerapkan layanan internet berbasis satelit dari Starlink untuk penerbangan komersial yang rencananya mulai musim semi atau sekitar bulan Maret hingga Mei.
Sayangnya hanya penumpang yang memiliki keanggotaan MilagePlus United saja yang dapat menikmati layanan internet dari Starlink tersebut. Belum diketahui apakah penumpang reguler akan mendapatkan akses WiFi yang sama atau tidak.
Selain layanan internet dari Starlink, United Airlines rencananya juga akan menjajaki kerja sama dengan berbagai layanan platform streaming untuk menawarkan berbagai konten gratis bagi para penumpang selama penerbangan berlangsung.
Tidak hanya United Airlines, maskapai AS lainnya seperti Delta dan Hawaiian Airlines telah terlebih dahulu menjajaki kerja sama dengan Starlink guna menyediakan layanan internet pada penerbangan mereka.
Disisi lain pihak Starlink mengungkapkan pada 2022 lalu telah menyediakan layanan internet yang memiliki kecepatan hingga 350 Mbps melalui Starlink Aviation.
Rencananya layanan ini tidak akan terbatas pada maskapai Amerika Serikat, tetapi akan tersedia bagi maskapai di seluruh dunia selama armada mereka dilengkapi dengan Terminal Aero yang menghadap langsung ke langit.
SpaceX selaku perusahaan induk Starlink menjamin akses internet akan tetap stabli kendati pesawat terbang di atas daratan maupun lautan, bahkan saat pesawat melakukan take-off atau pada saat mendarat.
Dengan adanya layanan Starlink, penumpang dapat melakukan hal-hal yang sebelumnya tidak dapat dilakukan ditengah penerbangan seperti melakukan panggilan video, atau bermain game online. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni