Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Robot Humanoid akan Saingi 12 Ribu Manusia Pada Lomba Maraton di Beijing

Mohammad Mukarom • Selasa, 21 Januari 2025 | 03:05 WIB
robot humanoid akan saingi 12 ribu orang dalam perlombaan maraton di Beijing
robot humanoid akan saingi 12 ribu orang dalam perlombaan maraton di Beijing

RADARTUBAN - China akan menggelar maraton pertama di dunia yang akan melibatkan pelari manusia dan robot humanoid.

Lomba setengah maraton yang akan berlangsung di Daxing, Beijing, pada bulan April 2025 ini diharapkan menjadi ajang yang memukau, diikuti oleh lebih dari 12.000 pelari manusia dan puluhan robot canggih.

Penyelenggara acara, Kawasan Pengembangan Ekonomi-Teknologi Beijing (E-Town), menjelaskan bahwa hanya robot dengan penampilan humanoid yang dapat berpartisipasi dalam perlombaan ini.

Robot-robot tersebut harus dapat bergerak menggunakan dua kaki untuk berjalan atau berlari, dan tidak diperbolehkan menggunakan roda.

Selain itu, E-Town menetapkan bahwa robot yang ikut serta harus memiliki tinggi antara 0,5 hingga 2 meter, dan panjang kaki robot harus mencapai minimal 0,45 meter.

Operator robot juga diberi kebebasan untuk mengganti baterai saat perlombaan berlangsung.

Salah satu robot yang akan berpartisipasi dalam maraton tersebut adalah "Tiangong", yang dikembangkan oleh Embodied Artificial Intelligence Robotics Innovation Center China.

Tiangong telah berlari dengan kecepatan rata-rata 10 km per jam dan menjadi perhatian publik setelah berkompetisi di Yizhuang Half Marathon tahun lalu bersama pelari manusia.

Namun, maraton April mendatang akan menjadi kali pertama bagi Tiangong dan robot lainnya untuk mengikuti seluruh lomba, dari start hingga finish.

Inovasi ini muncul di tengah tantangan demografis yang dihadapi China, seperti menurunnya jumlah tenaga kerja dan populasi yang menua, yang memacu investasi besar dalam teknologi robotika.

Investasi tersebut juga didorong oleh keinginan China untuk meningkatkan kemandirian ekonomi dan bersaing dengan Amerika Serikat dalam pengembangan teknologi robot humanoid.

Data dari Federasi Robotika Internasional menunjukkan bahwa pada 2023, China menginstal lebih dari 276.000 robot, yang berkontribusi 51 persen dari total robot yang ada di seluruh dunia.

Selain maraton ini, Beijing juga merencanakan untuk menggelar acara olahraga lainnya pada Agustus 2025, di mana robot humanoid akan berkompetisi dalam berbagai cabang olahraga, termasuk lintasan, sepak bola, dan berbagai tantangan keterampilan.

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#maraton #beijing #april #robot #humanoid #China