RADARTUBAN - Pemilik platform berbagi video YouTube, Google dikabarkan akan kembali menghadirkan layanan berbayar YouTube Premium Lite yang diklaim lebih murah dibandingkan layanan YouTube Premium reguler.
Menurut informasi yang beredar, layanan YouTube Premium Lite akan pertama kali tersedia di negara Amerika Serikat, Australia, Thailand, dan Jerman.
Paket berbayar murah ini menawarkan akses video bebas iklan kecuali video musik. Selain itu layanan ini tidak berlaku untuk YouTube Music yang mencakup pemutaran latar belakang atau unduhan offline.
Dengan begitu layanan YouTube Premium Lite menargetkan pengguna yang suka menikmati konten video di YouTube namun tidak sering mendengarkan musik di platform YouTube Music.
Dikutip dari Antara, Juru bicara YouTube Paul Pennington mengatakan YouTube telah menguji paket berlangganan murah dan berharap membawa layanan ini ke lebih banyak wilayah.
"Kami berharap dapat memperluas penawaran ini ke lebih banyak pengguna di masa depan dengan dukungan mitra kami," Jelas Paul.
Mengenai harga, YouTube belum mengumumkan secara pasti harga paket layanan YouTube Premium Lite. Tetapi yang pasti harga paket tersebut tidak akan lebih mahal dari harga YouTube Premium Reguler mengingat fitur yang ditawarkan terbatas.
Sebelum dikabarkan akan kembali membawa layanan YouTube Premium Lite, Google sejak tahun 2021 telah melalui uji coba paket murah tersebut ke berbagai negara di Eropa.
Tetapi kemudian Google membatalkan uji coba tersebut sekitar akhir tahun 2023 tanpa alasan yang jelas. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni