RADARTUBAN - Google baru saja mengumumkan dua fitur keamanan baru untuk perangkat Pixel dan perangkat Android lainnya yang berguna untuk mengantisipasi penipuan melalui pesan teks dan telepon.
Fitur yang diperkenalkan pada acara Google I/O tahun lalu ini menggunakan kecerdasan buatan (AI) untuk mengawasi tanda-tanda penipuan yang mungkin saja terlewati oleh pengguna.
Fitur ini dibuat karena Google meyakini banyak penipu yang semakin lihai untuk menjerat korbannya melalu pesan teks dan panggilan telepon.
Karena dasar tersebutlah Google mengembangkan fitur ini berbasis Gemini yang mengawasi setiap pengguna dan memberikan peringatan ketika ada hal yang mencurigakan.
Fitur keamanan pada pesan teks akan bekerja jika AI melihat sesuatu yang tidak biasa di pesan teks yang pengguna terima. Fitur ini akan memunculkan peringatan yang memberikan opsi kepada pengguna untuk melaporkan penipuan tersebut.
Fitur ini akan secara otomatis aktif ketika pengguna menerima pesan teks dari nomor yang tidak tersimpan di kontak.
Meskipun fitur ini dirancang untuk mengawasi pesan teks yang masuk, Google menjamin keamanan pengguna karena AI tersebut bekerja langsung dari ponsel tanpa memerlukan cloud server.
Fitur ini akan aktif untuk berbagai jenis pesan teks seperti SMS, MMS dan RCS di aplikasi Google Messages tetapi pengguna dapat memilih untik mematikan fitur tersebut jika merasa tidak memerlukannya.
Saat ini Google merilis fitur perlindungan pesan teks ke negara Amerika Serikat, Inggris, dan Kanada. Rencananya Google akan memperluas fitur ini ke lebih banyak negara kedepannya.
Sementara itu perlindungan pada panggilan telepon akan bekerja mirip dengan perlindungan pada pesan teks.
Saat AI menemukan sesuatu yang mencurigakan pada panggilan telepon dari nomor diluar kontak pengguna, fitur ini akan memperingatkan pengguna terhadap ancaman yang mungkin terjadi.
Fitur ini juga dapat di nonaktifkan jika pengguna merasa tak membutuhkannya. Hanya saja fitur ini baru tersedia ke perangkat Pixel 9 dengan hanya mendukung bahasa inggris.
Dua fitur baru yang diperkenalkan oleh Google menandai perusahaan tersebut selalu berkomitmen untuk mencegah pengguna menjadi korban penipuan melalui panggilan telepon dan pesan teks.
Selain itu fitur tersebut dapat membuat pengguna memiliki perasaan aman dalam berkomunikasi dengan orang lain. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni