RADARTUBAN - Setelah penantian yang begitu lama, Formula 1 akhirnya kedatangan satu tim baru yakni Cadillac mulai tahun 2026 setelah mendapat restu dari F1 dan FIA.
Cadillac akan menjadi tim ke-11 yang akan menantang berbagai tim besar lain seperti RedBull, Mercedes, McLaren, hingga tim ikonik seperti Ferrari.
Menurut Presiden FIA, Mohamed bin Sulayem kehadiran tim baru seperti Cadillac akan menginspirasi para tim lainnya untuk terus melampaui batas-batas olahraga motorsport di level paling tinggi.
Dia juga menegaskan Cadillac menghadirkan energi segar yang selaras dengan regulasi baru yang mulai diterapkan pada tahun depan.
"Ekspansi Kejuaraan Formula Satu FIA menjadi tim ke-11 pada tahun 2026 merupakan tonggak sejarah. GM/Cadillac menghadirkan energi segar, selaras dengan regulasi baru FIA 2026 dan mengawali era yang menarik bagi olahraga ini," kata Bin Sulayem dikutip dari GM News (11/3).
Menariknya tim Cadillac merupakan hasil dari integrasi TWG Motorsport dengan General Motors yang menghasilkan tim khas dari Amerika Serikat dengan atribut yang unik.
Cadillac memanfaatkan sumber daya yang dimiliki oleh TWG Motorsport dipadukan dengan pendalaman teknik serta performa dari General Motors.
"Selama setahun terakhir, kami telah bekerja sama dengan GM untuk membangun fondasi yang kuat bagi ajang Formula 1 yang luar biasa,” ungkap Dan Towriss, CEO TWG Motorsports.
Posisi penting di Cadillac akan diisi oleh orang-orang yang berpengalaman seperti Marussia Graeme Lowdon sebagai kepala tim dari Cadillac, sedangkan CEO akan diisi oleh Russ O'Blenes.
Terdapat juga nama seperti Nick Chester yang akan menjabat sebagai Direktur Teknis, John McQuillam sebagai Chief Designer, dan Jon Tomlinson sebagai kepala bagian aerodinamis.
Selain itu Cadillac juga membangun beberapa basis kantor di Amerika Serikat, Jerman dan Inggris.
Sebelum diumumkan secara resmi menjadi tim ke-11 Formula 1, sebanyak 200 pekerja fasilitas Cadillac yang berbasis di Inggris telah mengembangkan berbagai komponen aerodinamika, sasis dan bahkan perangkat lunak pendukung yang menegaskan komitmen Cadilac untuk serius bergabung dengan F1.
Rencananya Cadilac akan menjadi tim pabrikan yang akan membuat mesin sendiri dengan dukungan dari General Motors pada tahun 2028.
Sedangkan selama dua tahun sejak debutnya, Cadilac akan menjadi tim konsumen yang akan menggunakan mesin dari Ferrari.
Hingga saat ini belum diketahui siapa pembalap yang akan mengaspal untuk Cadilac pada tahun depan, tetapi menurut berbagai sumber tim tersebut akan memakai jasa satu pembalap F1 senior yang akan ditemani oleh satu pembalap asli dari Amerika Serikat. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni