RADARTUBAN - Huawei meluncurkan smartphone dengan desain lipat tiga. Teknologi ini disebut sebagai yang pertama di dunia dan diklaim bukan ditujukan untuk kalangan umum. Lalu, siapa sebenarnya target pengguna dari ponsel ini?
"Mate XT itu bukan untuk semua orang. Mate XT itu benar-benar untuk segelintir orang yang memang mampu dan secara garis besar itu kelebihan uangnya," ujar Hutomo Wibowo, Product GTM Huawei Device Indonesia.
"Makanya Mate XT itu Ultimate Design dan memang bukan untuk semua orang," tambahnya.
Hutomo menjelaskan bahwa perangkat dengan desain lipat tiga ini menyasar para pengguna teknologi, kalangan profesional, serta pecinta gadget yang mengutamakan inovasi pada perangkat mobile.
Sasaran pasar untuk perangkat ini mencakup pengguna yang melek teknologi, kalangan profesional, penggemar desain elegan, hingga mereka yang menyukai ponsel kelas premium.
“Dengan desain canggih dan layar besar yang mendukung multitasking, Huawei Mate XT menawarkan pengalaman unik bagi mereka yang mencari ponsel lipat dengan inovasi dan teknologi terdepan,” tutur Hutomo.
Huawei belum mengumumkan harga resmi ponsel ini untuk pasar Indonesia. Namun, di Tiongkok, perangkat tersebut dibanderol mulai dari 19.999 yuan atau setara sekitar Rp46 juta dengan asumsi kurs 1 yuan sebesar Rp2.300.
Huawei Mate XT mencakup dimensi tinggi 156,7 mm dan lebar 73,5 mm saat digunakan dalam mode layar tunggal, 143 mm pada mode layar ganda, dan 219 mm saat layar dibentangkan sepenuhnya dalam mode tiga lipatan.
Ketebalannya bervariasi: 12,8 mm (layar tunggal), 7,45 mm/4,75 mm (layar ganda), dan hanya 3,6 mm saat dalam mode layar lipat tiga.
Menurut Hutomo, ponsel ini memiliki ketebalan serupa dengan tiga keping koin yang ditumpuk, dan beratnya sekitar 306 gram.
Untuk ukuran layar, perangkat ini memiliki layar 6,4 inci saat digunakan tunggal, 7,9 inci saat ganda, dan membentang hingga 10,2 inci dalam mode lipat tiga.
Layarnya menggunakan panel OLED dengan resolusi 3K dan mendukung refresh rate hingga 90Hz.
Di sektor dapur pacu, Huawei Mate XT dibekali chipset Kirin 9010 yang dipasangkan dengan RAM 16 GB dan penyimpanan internal sebesar 1 TB. Ponsel ini menjalankan sistem operasi EMUI 14.2.
Untuk urusan fotografi, Mate XT dilengkapi kamera utama Ultra Aperture 50 MP (bukaan F1.4–4.0, OIS), kamera ultrawide 12 MP (F2.2), dan kamera telefoto periskop 12 MP (F3.4, OIS).
Konfigurasi tersebut mendukung zoom optik hingga 5,5x dan zoom digital hingga 50x.
Ponsel ini juga dibekali berbagai fitur fotografi seperti Ultra Speed Snapshot, Adjustable Physical Aperture, Mirror Shooting, Enhance Images, Quick Menu, Night, Super Macro, Macro, dan Story Creator.
Pada bagian depan, Huawei Mate XT dilengkapi kamera selfie beresolusi 8 MP dengan bukaan F2.2.
Meski tampil dengan bodi yang ramping, ponsel ini dibekali baterai berkapasitas besar 5.600 mAh.
Pengisian dayanya didukung teknologi Huawei SuperCharge 66W serta pengisian daya nirkabel hingga 50W.
Untuk ketahanan, perangkat ini telah mengantongi sertifikasi IPX8, yang menandakan ketahanannya terhadap air.
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni