RADARTUBAN - Apple, melalui mitranya Luxshare-ICT, baru saja mengumumkan rencananya untuk membangun pabrik perakitan di Batam, Kepulauan Riau, dengan investasi mencapai Rp 16 triliun.
Pabrik yang ditargetkan mulai beroperasi sebelum Desember 2025 ini dimungkinkan dapat menyerap sedikitnya 2.000 tenaga kerja lokal.
Fary Djemy Francis, Deputi Bidang Investasi dan Pengusahaan BP Batam, mengungkapkan bahwa pembangunan pabrik ini menandai babak baru dalam industri digital nasional.
Menurutnya, Luxshare-ICT sudah mulai mengawali pembangunan fasilitas pabrik tersebut dan diharapkan dapat berproduksi sebelum akhir 2025.
Kehadiran pabrik Apple di Batam akan berdampak besar pada harga jual produk-produk Apple, terutama iPhone.
Dengan adanya fasilitas perakitan lokal, biaya produksi dapat ditekan, yang pada akhirnya akan mengurangi harga iPhone di pasar Indonesia.
Langkah ini juga dipandang sebagai bagian dari strategi BP Batam dalam mengembangkan Batam menjadi kawasan unggulan investasi nasional.
“Investasi ini memiliki nilai tambah yang tinggi, karena sangat jarang ditemui di wilayah lain,” ujar Fary.
Dengan semua rencana yang sedang berjalan, tidak lama lagi konsumen Indonesia dapat memiliki iPhone hasil perakitan lokal dengan harga yang lebih bersahabat. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni