RADARTUBAN - Google kembali memperkenalkan fitur edit foto baru yang berbasis AI miliknya, yakni Gemini.
Fitur ini menawarkan cara baru bagi pengguna untuk mengedit foto, baik foto yang dihasilkan oleh Gemini sendiri maupun foto yang diambil oleh pengguna langsung.
Fitur baru tersebut dilengkapi dengan beragam kemampuan menarik, seperti mengganti latar belakang, menambah atau menghapus sebuah objek didalam foto.
Bahkan fitur ini mampu menggabungkan beberapa foto menjadi satu kesatuan.
Fitur edit foto yang diberi nama AI Imaging Editor ini diperkenalkan guna menawarkan pengalaman pengeditan gambar yang lebih unik serta kreatif.
Cara menggunakannya terbilang cukup mudah, pengguna hanya tinggal memberikan perintah ke Gemini, kemudian AI tersebut akan menghasilkan gambar yang sesuai permintaan pengguna secara otomatis.
“Kami meluncurkan kemampuan untuk memodifikasi kreasi AI Anda dan gambar yang Anda unggah dari ponsel atau komputer Anda,” kata David Sharon, Group Product Manager sekaligus pemimpin tim Multimodal Generation untuk aplikasi Gemini.
"Anda dapat mengubah latar belakang, mengganti objek, menambahkan elemen, dan banyak lagi," tambahnya.
Semua gambar yang dihasilkan atau diedit menggunakan Gemini akan diberi watermark bernama SynthID.
Watermark ini berfungsi untuk menandai konten buatan Gemini secara halus serta tidak mencolok.
Tujuan utama digunakannya watermark tidak lain untuk menjaga transparansi dan keamanan digital.
Apalagi pada jaman sekarang kian marak penyalahgunaan konten visual buatan AI yang banyak tersebar di sosial media.
Dalam keterangannya, Google menyebut fitur AI Imaging Editor ini menggunakan teknik pemrosesan multi-langkah.
Artinya pengguna dapat meminta Gemini untuk mengajukan perubahan secara bertahap.
Sebagai contoh, pengguna mengunggah foto pribadinya kemudian meminta Gemini menunjukkan bagaimana penampilan pengguna jika memiliki warna rambut berbeda.
Dalam postingan di blog resminya, Google membagikan demonstrasi penggunaan fitur AI Imaging Editor ini dengan menggunakan foto seekor anjing yang tengah duduk di rerumputan.
Dengan bantuan AI Imaging Editor, anjing tersebut diberi asesoris topi kuning, dan kemudian latar rerumputan diubah menjadi pantai.
Menurut Google, pembaruan aplikasi Gemini dengan membawa fitur AI Imaging Editor mulai digulirkan di berbagai negara mulai Kamis (8/5) ini.
Dengan hadirnya AI Imaging Editor, Google semakin memperkokoh ambisinya dalam mengintegrasikan AI di kehidupan sehari-hari.
Kini Gemini bukan hanya sekadar chatbot, tetapi menjelma menjadi alat bantu kreatif yang semakin lengkap. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni