Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Baru Setahun Rilis, Activision Resmi Hentikan Dukungan untuk Call of Duty: Warzone Mobile

Andika Julia Perdana Putra • Senin, 19 Mei 2025 | 14:56 WIB
Cuplikan game Call of Duty: Warzone Mobile.
Cuplikan game Call of Duty: Warzone Mobile.

RADARTUBAN - Setelah hadir selama satu tahun, Call of Duty: Warzone Mobile resmi dipensiunkan oleh Activision.

Melalui pengumuman resminya, pengembang game asal California tersebut menghentikan dukungan ke Warzone Mobile mulai 18 Mei 2025.

Penghentian dukungan ini menyebabkan Warzone tidak akan lagi dapat diunduh pada toko aplikasi Google Play Store maupun AppStore di seluruh dunia.

Langkah ini terpaksa diambil oleh Activision karena Warzone Mobile tidak mampu memenuhi ekspektasi perusahaan.

Meskipun pada awalnya game ini mencatatkan penghasilan sebesar 1,4 juta dollar AS selama 4 hari sejak debut, hal tersebut tidak mampu menutupi fakta bahwa Warzone Mobile tidak laku dipasaran.

"Meskipun kami bangga dengan pencapaian dalam menghadirkan Call of Duty: Warzone ke perangkat seluler dengan cara yang autentik, sayangnya hal ini belum memenuhi harapan kami dengan para pemain yang mengutamakan perangkat seluler seperti halnya dengan para pemain PC dan konsol," tulis Activision dalam pengumuman resminya.

Selain karena target finansial tidak tercapai, hal lain yang membuat Activision semakin yakin untuk menutup Warzone Mobile adalah performa game tersebut yang kerap mendapat kritik tajam.

Warzone Mobile sering dikeluhkan pemain karena terdapat banyak bug, serta crash yang sering terjadi terlebih pada perangkat Android.

Lebih mirisnya lagi, Warzone Mobile sempat menjadi bulan-bulanan pemain dengan memberikan ulasan buruk tentang game ini di Play Store.

Dengan berhentinya dukungan Activision terhadap Warzone Mobile, pemain kini tidak akan bisa lagi membeli item didalam game menggunakan uang asli.

Pemain hanya bisa menggunakan mata uang in-game untuk digunakan membeli item di Warzone Mobile.

Activision bahkan tidak menawarkan refund bagi pemain yang telah menghabiskan uangnya di game Warzone Mobile.

Kendati Activision lepas tangan, Warzone Mobile masih dapat dimainkan oleh pemain.

Server game ini masih akan tetap aktif serta fitur cross-platfrom dengan Warzone versi PC, konsol dan Call of Duty Black Ops 6 tetap berfungsi.

Hanya saja Warzone Mobile tidak akan kedatangan update baru, penyesuaian mekanisme gameplay, atau bahkan perbaikan bug yang ada.

Sejumlah akun resmi Warzone Mobile juga telah dinonaktifkan, menandakan berakhirnya dukungan untuk para komunitasnya.

Warzone Mobile menjadi tanda kerasnya persaingan game bergenre battle royale di mobile.

Pesaing seperti PUBG Mobile, Free Fire, atau bahkan Fornite masih menjadi tujuan utama para pemain untuk mencari kesenangan sekaligus bersaing secara kompetitif.

Activision menyarankan pemain Warzone Mobile untuk beralih ke Call of Duty Mobile dengan akan memberikan intensif khusus sebelum 15 Agustus 2025 mendatang. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#Game #PC #warzone mobile #call of duty #Activision #konsol #android