Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Xiaomi Luncurkan Chipset Xring O1, Tampil Kompetitif Lawan Snapdragon dan Dorong Kemandirian Teknologi

Mohamad Anas Ali Wafa • Jumat, 23 Mei 2025 | 01:39 WIB
Ilustrasi chipset Xring O1
Ilustrasi chipset Xring O1

RADARTUBAN - Xiaomi resmi meluncurkan chipset mobile hasil pengembangan internal mereka, yang diberi nama Xring O1.

Chipset ini dirancang untuk memperkuat posisi Xiaomi di segmen smartphone flagship.

Belakangan, performa dari chip perdana buatan pabrikan asal Tiongkok ini mulai terkuak melalui hasil uji benchmark di situs Geekbench.

Diduga, hasil tersebut berasal dari perangkat Xiaomi 15s Pro yang kabarnya akan menjadi ponsel pertama yang mengadopsi chip Xring O1.

Yang menarik, hasil pengujian menunjukkan bahwa Xring O1 tampil cukup kompetitif melawan chipset andalan Qualcomm, yakni Snapdragon 8 Elite.

Berdasarkan hasil Geekbench, Xiaomi 15s Pro yang menggunakan Xring O1 mencatat skor 2.413 untuk pengujian single-core dan 8.068 untuk multi-core.

Sebagai perbandingan, Snapdragon 8 Elite memiliki skor single-core 3.033 dan multi-core 9.271 pada pengujian serupa.

Benchmark tersebut juga mengungkap spesifikasi dari Xring O1. Chipset ini memiliki arsitektur deca-core atau 10 inti, dengan pembagian sebagai berikut:

• 2 inti performa tinggi berkecepatan 3,90 GHz

• 4 inti performa menengah dengan kecepatan 3,40 GHz

• 2 inti efisiensi utama berkecepatan 1,89 GHz

• 2 inti efisiensi tambahan dengan clock 1,80 GHz

Untuk urusan grafis, Xring O1 mengandalkan GPU Mali-G925 Immortalis.

Dengan merancang chipset sendiri, Xiaomi menyusul langkah vendor besar lainnya seperti Huawei dan Samsung yang lebih dulu mengembangkan chip internal untuk mengurangi ketergantungan terhadap pihak ketiga seperti Qualcomm dan MediaTek.

Selain itu, dengan memproduksi chip sendiri memberikan Xiaomi kendali lebih besar atas integrasi hardware dan software.

Sehingga Xiomi dapat memaksimalkan potensi dari smartphone yang mereka miliki, serta potensi efisiensi biaya produksi yang lebih baik.

Meski demikian, Xring O1 masih memerlukan pengembangan lebih lanjutan di beberapa komponen penting seperti ISP, modem, dan NPU agar Xiaomi bisa mencapai kemandirian penuh dalam desain chipset.

Walau begitu, peluncuran ini menandai langkah strategis awal yang penting dalam upaya jangka panjang Xiaomi untuk membangun ekosistem perangkat kerasnya sendiri. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#Xring O1 #Xiaomi #mediatek #teknologi #chipset #mobile #qualcomm