Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Jarang Digunakan, Fitur Android Instant Apps Akan Dinonaktifkan Google Tahun Ini

Andika Julia Perdana Putra • Jumat, 13 Juni 2025 | 17:47 WIB
Fitur Android Instant Apps akan dimatikan Google. Meski canggih, fitur ini gagal menarik minat pengembang karena rumit dan jarang digunakan.
Fitur Android Instant Apps akan dimatikan Google. Meski canggih, fitur ini gagal menarik minat pengembang karena rumit dan jarang digunakan.

RADARTUBAN - Google akan menutup salah satu fitur Android yang sempat digadang-gadang dapat mempermudah pengguna mencoba aplikasi tanpa harus menginstalnya yakni Android Instant Apps.

Fitur ini akan resmi dinonaktifkan oleh Google pada akhir tahun ini, setelah hampir satu dekade hadir di Android.

Instant Apps pertama kali diumumkan oleh Google pada tahun 2016 dan mulai debut pada awal tahun 2017.

Fitur ini memungkinkan pengguna mencoba bagian-bagian dari sebuah aplikasi tanpa harus mengunduh atau memasangnya terlebih dahulu dari Play Store.

Dengan Instant Apps, pengguna akan mendapatkan pengalaman seperti menggunakan aplikasi asli, tetapi dengan penggunaan data dan ruang penyimpanan yang jauh lebih sedikit.

Hal dini dikarenakan aplikasi versi instan tersebut akan disimpan sementara di perangkat dan umumnya berukuran di bawah 15 MB.

Meski terdengar canggih dan efisien, pada kenyataannya Instant Apps tidak banyak diadopsi oleh para pengembang aplikasi.

Alasannya tak lain karena proses membuat versi instan dari aplikasi tergolong rumit.

Pengembang harus memangkas ukuran aplikasi agar di bawah 15 MB. Hal tersebut menjadi sebuah tantangan besar apalagi jika aplikasi yang dikembangkan penuh dengan berbagai fitur.

Akibatnya, hanya sedikit aplikasi yang benar-benar memanfaatkan fitur ini. Beberapa yang sempat menggunakan Instant Apps adalah Vimeo dan Wish.

Walaupun kedua aplikasi tersebut telah menggunakan Instan Apps, namun adopsinya tidak pernah menjadi tren di kalangan pengembang secara luas.

Karena jarang digunakan oleh pengembang, Google memutuskan untuk menghentikan fitur ini. Menurut laporan Android Authority, Google telah menyisipkan notifikasi soal penghentian ini di Android Studio.

Nantinya, semua API dan alat terkait Instant Apps juga akan dinonaktifkan oleh Google.

Karena fitur ini tidak pernah benar-benar populer, Google memperkirakan bahwa sebagian besar pengguna Android tidak akan sadar ketika fitur ini dinonaktifkan.

Keputusan ini juga menandai akhir dari salah satu upaya Google untuk menciptakan pengalaman aplikasi yang lebih ringan dan cepat tanpa perlu instalasi penuh. (*)

Editor : Yudha Satria Aditama
#aplikasi #Instan #APPS #fitur #google #Vimeo #android