RADARTUBAN - Google baru-baru ini memperingatkan para pengguna Pixel 6a terkait munculnya masalah baterai yang terlalu panas.
Peringatan ini muncul setelah adanya laporan yang menunjukkan insiden Pixel 6a meleleh dan terbakar. Hal tersebut menimbulkan banyak kekhawatiran soal keselamatan pengguna.
Pixel 6a sendiri merupakan bagian dari seri Pixel A yang dikenal membawa pengalaman Android murni dengan harga lebih terjangkau.
Sejak diluncurkan pada Juli 2022, ponsel ini telah banyak menuai pujian karena membawa prosesor Google Tensor ke segmen kelas menengah.
Namun setelah tiga tahun hadir dipasar, Google mengonfirmasi bahwa beberapa unit Pixel 6a mengalami masalah serius pada baterainya.
Kebanyakan masalah ini muncul setelah baterai melewati 375 hingga 400 siklus pengisian daya.
Selama beberapa bulan terakhir, dilaporkan setidaknya ada empat insiden di mana Pixel 6a mengalami kerusakan akibat panas berlebih, bahkan hingga terbakar.
Laporan pertama muncul pada Desember 2024, kemudian disusul kasus terbaru yang terjadi pekan lalu.
Masalah ini mengingatkan pada kasus serupa di Pixel 4a beberapa tahun lalu, yang juga mengalami risiko panas berlebih.
Kejadian ini mengharuskan Google membatasi performa perangkat melalui pembaruan software.
Dilansir dari Android Authority, Google mulai menyisipkan peringatan mengenai masalah kni pada Android 16 QPR1 Beta 2.
Peringatan tersebut berisi penjelasan setelah baterai mencapai 400 siklus pengisian daya, perangkat akan otomatis mengurangi kapasitas dan kecepatan pengisian sebagai tindakan pencegahan.
Juru bicara Google menyebutkan bahwa pembaruan perangkat lunak wajib akan diluncurkan ke sejumlah pengguna Pixel 6a untuk mengaktifkan sistem manajemen baterai tersebut.
"Kami akan menghubungi pelanggan yang terdampak mulai bulan depan dan memberikan semua informasi yang mereka butuhkan," tulis Google.
Setelah performa baterai menurun, Google menyarankan pengguna untuk segera mengganti baterai.
Bagi pengguna Pixel 6a, penting untuk memantau performa baterai dan bersiap jika diminta melakukan pembaruan atau penggantian baterai secepat mungkin.
Kendati perangkat ini masih mendapat dukungan software hingga Juli 2027, aspek keamanan tetap menjadi prioritas utama Google. (*)
Editor : Yudha Satria Aditama