Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Comet Hadir di Windows: Browser Pintar dari Perplexity Siap Tantang Raksasa AI

Nadia Nafifin • Rabu, 25 Juni 2025 | 15:47 WIB
Browser pintar Comet dari Perplexity hadir di Windows
Browser pintar Comet dari Perplexity hadir di Windows

RADARTUBAN - Perplexity, perusahaan teknologi kecerdasan buatan (AI), akan merilis aplikasi peramban pintar mereka, Comet, secara terbatas untuk pengguna Windows.

Menurut Engadget dilansir pada Selasa (24/6), CEO Perplexity Aravind Srinivas menyatakan bahwa versi Windows dari peramban tersebut telah siap, dengan undangan untuk penguji awal sudah disebarkan.

Sebelumnya, pada Mei lalu, Comet hanya tersedia dalam versi beta untuk pengguna Mac dengan chip Apple Silicon.

Browser Comet memperkenalkan konsep agentic search, sebuah metode pencarian web berbasis AI yang memungkinkan pengguna untuk langsung mengajukan pertanyaan, memeriksa diskon di keranjang belanja, atau mencari email yang belum dibalas.

Fitur unik lainnya, "Try on", memungkinkan pengguna mengunggah foto diri untuk melihat pratinjau digital saat mengenakan pakaian tertentu.

Menurut Srinivas, versi Android sedang dikembangkan dan berjalan lebih cepat dari jadwal.

Namun, belum ada tanggal peluncuran resmi untuk platform apa pun, dan Comet masih membuka daftar tunggu bagi pengguna yang ingin mencoba.

Kehadiran Comet menuai kontroversi setelah Srinivas, dalam wawancara podcast, menyebut bahwa Comet akan mengumpulkan data pengguna, termasuk di luar aplikasi, untuk iklan yang lebih personal.

Pernyataan ini memicu kritik hingga Srinivas mengklarifikasi di X bahwa komentarnya diambil di luar konteks dan pengguna akan memiliki opsi untuk menolak personalisasi data.

Jika resmi diluncurkan, Comet akan bersaing dengan peramban AI seperti Opera Neon serta proyek serupa dari Google dan OpenAI. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#AI #kecerdasan buatan #browser #Perplexity #windows #COMET