Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Masalah Serius Bug di Xiaomi 12T, Update HyperOS Ditarik Sementara

Andika Julia Perdana Putra • Minggu, 29 Juni 2025 | 16:30 WIB
Software terbaru Xiaomi, HyperOS 2 yang membawa beberapa masalah di perangkatnya.
Software terbaru Xiaomi, HyperOS 2 yang membawa beberapa masalah di perangkatnya.

RADARTUBAN - Xiaomi baru-baru ini menghentikan sementara pembaruan sistem operasi HyperOS pada beberapa perangkat mereka, khususnya seri Xiaomi 12T.

Hal ini dilakukan setelah Xiaomi mendapatkan banyak keluhan dari pengguna mengenai bug black screen atau layar hitam yang mengganggu.

Langkah penghentian pembaruan diambil sebagai bentuk tanggung jawab Xiaomi untuk menjaga kualitas dan kenyamanan penggunanya.

Dua versi firmware yang terindikasi membawa masalah adalah firmware Indonesia dan firmware Global yakni, OS2.0.5.0.VLQIDXM dan OS2.0.7.0.VLQMIXM.

Kedua firmware tersebut dirilis dalam skala yang terbatas. Kemudian Xiaomi segera menarik kembali setelah ditemukan beberapa kasus layar tiba-tiba menjadi hitam saat digunakan.

Dari keterangan Tim teknis Xiaomi sebagian perangkat yang mengalami masalah diketahui telah menjalani penggantian layar di luar layanan resmi.

Kendati hingga saat ini belum ada kesimpulan pasti, dugaan sementara mengarah pada hubungan antara komponen tidak resmi dan gangguan sistem pada ponsel.

Selain pada Xiaomi 12T, masalah lain juga dialami oleh seri Redmi Note 13. Pada firmware versi beta dan yang dirilis terbatas.

Beberapa perangkat Redmi Note 13 mendapati kendala layar yang tidak responsif.

Hal ini diduga karena perubahan pada pengaturan sistem, kendati penyebab pastinya masih dalam penyelidikan Tim Teknis Xiaomi.

Masalah ketiga dihadapi oleh pengguna Xiaomi 15 dan 15 Ultra dimana dalam pembaruan perangkat lunak yang baru didapati sebuah masalah.

Banyak pengguna mengeluhkan panggilan yang terputus secara otomatis. Pihak Xiaomi menegaskan akan segera memperbaiki masalah tersebut sesegera mungkin.

Sebagai tindak lanjut, Xiaomi meningkatkan protokol diagnostiknya.

Selain itu Xiaomi juga meminta pengguna yang mengalami masalah untuk segera menghubungi layanan bantuan resmi mereka.

Langkah ini memperlihatkan komitmen Xiaomi dalam menangani masalah teknis secara cepat dan transparan demi menjaga kepercayaan konsumennya. (*)

Editor : Yudha Satria Aditama
#Xiaomi #HyperOS #bug #black screen