Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Facebook Uji Coba Fitur AI Baru, Kini Bisa Mengawasi Isi Galeri Ponsel Pengguna

Nadia Nafifin • Minggu, 29 Juni 2025 | 21:41 WIB

 

Ilustrasi Facebook buatan Meta.
Ilustrasi Facebook buatan Meta.

RADARTUBAN - Media sosial milik Meta, Facebook, baru-baru ini dikabarkan meminta sejumlah pengguna untuk mengunggah foto dari galeri kamera mereka agar dapat terintegrasi dengan Meta AI, yang menawarkan saran pengeditan kreatif melalui pemrosesan cloud.

Notifikasi permintaan ini muncul saat pengguna hendak membuat konten "Story", di mana Facebook menanyakan apakah mereka bersedia menggunakan pemrosesan cloud untuk mendapatkan saran kreatif dari Meta AI.

Dilansir dari TechCrunch, Minggu (29/6), permintaan tersebut tampil dalam pesan pop-up.

Jika pengguna memilih "Izinkan", mereka akan memberikan akses kepada Facebook untuk menghasilkan dan menyarankan ide pengeditan foto dari galeri kamera mereka.

Untuk mengaktifkan fitur ini, Facebook menyatakan bahwa foto dan video dari galeri kamera pengguna akan diunggah secara berkala ke cloud atau server Meta, berdasarkan informasi seperti waktu, lokasi, atau tema.

Pesan tersebut menjelaskan bahwa hanya pengguna yang dapat melihat saran yang diberikan, dan foto atau video yang diunggah ke server Facebook tidak akan digunakan untuk keperluan penargetan iklan.

Namun, dengan memilih "Izinkan", pengguna menyetujui Persyaratan Layanan Meta AI, yang salah satunya mengizinkan analisis media dan fitur wajah oleh AI.

Meta juga akan memanfaatkan tanggal serta keberadaan orang atau objek dalam foto untuk menghasilkan ide-ide kreatif.

Fitur kreatif Meta AI menunjukkan upaya perusahaan teknologi untuk mengakses galeri kamera pengguna. Seperti raksasa teknologi lainnya, Meta memiliki ambisi besar dalam pengembangan AI.

Memanfaatkan foto pribadi yang belum dibagikan di platform Facebook dapat memberikan keunggulan kompetitif bagi Meta dalam persaingan AI.

Namun, banyak pengguna yang kurang menyadari ketentuan yang diajukan oleh perusahaan teknologi ini dan tidak memahami potensi dampaknya di masa depan.

Juru bicara Meta Maria Cubeta mengonfirmasi bahwa fitur baru tersebut adalah uji coba.

"Kami sedang menjajaki cara untuk mempermudah berbagi konten bagi orang-orang di Facebook dengan menguji saran konten yang siap dibagikan dan dikurasi dari rol kamera seseorang," tulis Meta.

Fitur ini bersifat opsional dan sedang diuji coba di AS serta Kanada, dengan opsi bagi pengguna untuk menonaktifkannya kapan saja setelah menerima saran tersebut.

“Media rol dari kamera dapat digunakan untuk meningkatkan saran-saran dari AI, tetapi tidak digunakan untuk meningkatkan model AI dalam pengujian ini,” katanya. (*)

Editor : Yudha Satria Aditama
#Meta AI #server #Facebook #cloud