Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

iOS 26 Hadirkan Fitur Deteksi Ketelanjangan di FaceTime, Picu Perdebatan Pengguna

Andika Julia Perdana Putra • Minggu, 6 Juli 2025 | 21:05 WIB
Keputusan Microsoft untuk fokus pada AI berdampak pada ribuan karyawan dan masa depan industri game.
Keputusan Microsoft untuk fokus pada AI berdampak pada ribuan karyawan dan masa depan industri game.

RADARTUBAN - Melalui iOS 26 Beta, Apple kembali menjadi sorotan publik setelah mereka menghadirkan fitur baru pada FaceTime.

Dalam versi beta yang dirilis untuk pengembang, iOS 26 kedapatan akan secara otomatis menjeda panggilan video pengguna jika FaceTime mendeteksi adanya ketelanjangan.

Fitur deteksi ini merupakan bagian dari alat keamanan keluarga yang diperkenalkan oleh Apple pada Juni lalu.

Jadi pada dasarnya iOS 26 dirancang Apple untuk membantu anak dibawah umur dari interaksi digital yang berpotensi berbahaya termasuk saat menggunakan FaceTime.

Jika sistem tersebut mendeteksi adanya ketelanjangan, maka FaceTime secara otomatis akan menjeda panggilan video kemudian memberi peringatan dilayar yakni "Anda mungkin menunjukkan sesuatu yang sensitif".

Pengguna diberikan dua opsi untuk mengakhiri panggilan yang tengah berlangsung atau tetap melanjutkannya.

Kendati punya niat baik, keberadaan fitur ini justru menuai kritik dari penggunanya. Kritik tersebut dilontarkan atas dasar bagaimana sistem FaceTime dapat mendeteksi sebuah ketelanjangan.

Selain itu banyak pengguna juga penasaran apakah sistem tersebut akan mendeteksi hal serupa jika pengguna melepaskan jaket atau makan makanan tertentu.

Lebih lanjut pengguna khawatir dengan masalah privasinya.

Pasalnya dengan adanya fitur ini, pengguna seolah diawasi oleh Apple ketika tengah melakukan panggilan video melalui FaceTime.

Tak berselang lama Apple langsung angkat suara terkait kekhawatiran pengguna tersebut. Dalam keterangannya, Apple menegaskan fitur ini akan bekerja sepenuhnya di dalam perangkat.

Artinya, perusahaan tidak dapat mengakses atau menyimpan video, foto, maupun isi panggilan di FaceTime.

Teknologi pendeteksi ketelanjangan tersebut menggunakan machine learning pada perangkat Apple tanpa melibatkan pengiriman data ke server Apple.

Kabarnya fitur ini dapat dimatikan oleh pengguna sesuai kebutuhannya.

Tetapi beberapa pengguna mengeluhkan bahwa fungsi tersebut tetap aktif dan panggilan mereka di jeda kendati telah menonaktifkan fitur deteksi itu.

Ada pula dugaan fitur tersebut akan otomatis aktif ketika pengguna berusia dibawa 18 tahun.

Kemungkinan pengguna akan melihat penyempurnaan fitur ini pada iOS 26 beta publik yang direncanakan akan dirilis pada pertengahan Juli ini.

Sedangkan untuk versi finalnya, iOS 26 akan hadir pada September mendatang bersamaan dengan seri iPhone 17. (*)

Editor : Yudha Satria Aditama
#ios 26 #aplikasi #server #apple #facetime