RADARTUBAN - Qualcomm dikabarkan telah memutus hubungan kerja sama dengan Samsung sebagai mitra manufaktur chip Snapdragon 8 Elite Gen 2.
Keputusan tersebut membuat TSMC menjadi satu-satunya pemasok chip untuk perusahaan tersebut.
Pada awalnya, Qualcomm akan merencanakan dua versi dari Snapdragon 8 Gen 2 yakni versi buatan Samsung dan buatan TSMC.
Keduanya akan memiliki dua kode yang berbeda yakni 8850-S untuk Samsung dan 8850-T dari TSMC.
Tetapi dari bocoran terbaru memperlihatkan Qualcomm hanya menyediakan satu varian yakni SM8850 yang dipasok oleh TSMC.
Baca Juga: Demi Hindari Tarif Tinggi dari Trump, TSMC Tunda Proyek di Jepang dan Jerman
Langkah ini diyakini diambil Qualcomm setelah melihat produksi Samsung yang hingga kini tak kunjung stabil.
Dalam proses produksi prototipe Exynos 2600, perusahaan asal Korea Selatan itu masih berjuang untuk mencapai tingkat keberhasilan produksi sebesar 70 persen.
Angka tersebut merupakan batas minimal yang dibutuhkan untuk proses produksi yang efisien. Sedangkan saat ini Samsung baru mencapai angka sekitar 50 persen.
Kenyataan tersebut membuat Qualcomm ragu akan kualitas akhir dari produk Samsung dan memperbesar peluang gagalnya chip jika terus bermitra dengan perusahaan itu.
Imbas keputusan Qualcomm ini membuat harga chip semakin melambung tinggi. Snapdragon 8 Gen 2 dengan referensi desain dari Qualcomm (QRD8850) dikabarkan memiliki harga uji coba mencapai $15 ribu.
Hal ini berdampak pada pengembangan smartphone flagship mendatang, termasuk Galaxy S26 yang akan mengadopsi chip tersebut.
Snapdragon 8 Elite Gen 2 akan diproduksi secara eksklusif dengan teknologi N3P generasi ketiga milik TSMC.
Meski begitu, tidak ada pertanyaan resmi dari Qualcomm perihal pemutusan kerja samanya dengan Samsung.
Tetapi diyakini langkah ini merupakan preferensi perusahaan demi efisiensi manufaktur dan mengurangi resiko produk yang cacat. (*)
Editor : Yudha Satria Aditama