RADARTUBAN - Setelah hampir berusia 12 tahun sejak debutnya pada tahun 2013 silam, Grand Theft Auto V atau yang biasa dikenal sebagai GTA V resmi diluncurkan secara legal di Arab Saudi dan Uni Emirat Arab.
Pasalnya saat peluncuran global GTA V 12 tahun silam, kedua negara tersebut tidak mendapatkan akses resmi ke game besutan Rockstar itu.
Hal ini dikarenakan baik Arab Saudi dan UEA menganggap GTA V tidak sesuai dengan norma dan batasan yang berlaku.
Tetapi dengan dirilisnya GTA V kini pemain di dua negara tersebut dapat memainkan game open world itu bahkan tanpa adanya penyensoran khusus.
Bersamaan dengan itu, Arab Saudi dan UEA resmi menghadirkan sistem batasan usia baru. Beberapa game yang mengandung kekerasan, termasuk GTA V masuk kedalam rating 21+.
Hal ini berbeda dengan sistem rating global yang memasukkan GTA V ke dalam rating ESRB M dan PEGI 18+.
Hadirnya GTA V setelah 12 tahun rilis menjadi tonggak penting dalam dunia regulasi game dikawasan Timur Tengah dan Afrika Utara atau disingkat MENA.
Banyak analis menyebut keputusan untuk mengijinkan GTA V rilis menjadi titik balik regulasi game di wilayah itu.
Sebelumnya, banyak jenis game telah diblokir aksesnya di Arab Saudi maupun UEA. Namun dengan sistem rating baru yang diterapkan, kemungkinan akan ada lebih banyak game yang rilis di wilayah MENA.
Sistem baru ini juga menjadi kabar baik di industri game global. Pasalnya pengembang tidak perlu lagi melakukan penyesuaian yang ekstrem untuk menerbitkan game buatannya di wilayah Timur Tengah. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni