RADARTUBAN - Vendor smartphone asal Amerika Serikat, Apple, baru saja meluncurkan program baru, yakni AppleCare One.
Program ini memungkinkan pengguna untuk memberikan perlindungan lebih ke perangkat Apple yang mereka pakai.
Berbeda dengan AppleCare+ yang hanya berlaku untuk satu perangkat saja, AppleCare One hadir sebagai solusi praktis dan hemat biaya apalagi untuk pengguna yang memiliki lebih dari satu perangkat Apple.
Dengan harga mulai dari $19,99 atau setara Rp 300 ribuan, pengguna mendapatkan perlindungan hingga tiga perangkat sekaligus.
Bila ingin menambah perangkat lainnya, pengguna diharuskan untuk membayar biaya tambahan $5,99 atau sekitar Rp 97 ribu per bulan.
Semua fitur AppleCare+ tetap hadir pada layanan baru ini termasuk jasa perbaikan perangkat tanpa batas bahkan untuk kerusakan yang disengaja, dukungan prioritas 24 jam, penggantian baterai jima kapasitas sudah turun dibawah 80 persen, serta perlindungan dari pencurian maupun kehilangan perangkat.
Menariknya, fitur perlindungan dari pencurian dan kehilangan perangkat yang sebelumnya hanya tersedia untuk iPhone, kini juga berlaku untuk perangkat iPad dan Apple Watch.
Berbeda dengan AppleCare+ yang mengharuskan pengguna untuk mendaftarkan perangkat mereka maksimal 60 hari dari hari pembelian, AppleCare One memberikan perlindungan bahkan untuk perangkat yang berumur emlat tahun.
Perlindungan ini akan berlaku jika perangkat yang didaftarkan tersebut masih dalam kondisi yang baik setelah diagnosis singkat serta terhubung ke ID Apple pengguna.
Selain itu layanan AppleCare One ini dirancang dengan lebih fleksibel. Pengguna bisa memasukkan atau mengeluarkan perangkat dengan mudah dan kapan saja.
Jika perangkat diganti melalui program Apple, maka secara otomatis perlindungan ini akan berpindah ke perangkat baru tanpa perlu pengaturan tambahan.
Layanan berlangganan ini mulai tersedia di Amerika Serikat pada 24 Juli kemarin.
Pendaftaran AppleCare One dapat dilakukan melalui perangkat Apple seperti iPhone, iPad, Mac, atau dengan mengunjungi Apple Store terdekat. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni