Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Intel 14A Berpeluang Gaet Apple dan NVIDIA, Sinyal Positif di Tengah Ketidakpastian

Andika Julia Perdana Putra • Selasa, 29 Juli 2025 | 01:10 WIB
Intel berpeluang bangkir melalui proses 14A yang tengah dikembangkannya
Intel berpeluang bangkir melalui proses 14A yang tengah dikembangkannya

RADARTUBAN - Setelah mengalami hal sulit selama beberapa waktu, tanda-tanda kebangkitan Intel kini mulai terasa.

Melalui proses manufaktur chip Intel 14A, perusahaan legendaris itu kembali bersaing dengan para kompetitornya.

Tanda ini semakin diperkuat dengan kabar yang menyebut Apple tengah menguji versi awal dari chip 14A milik Intel.

Selain Apple, perusahaan NVIDIA juga dilaporkan tertarik untuk menjajal teknologi dari Intel tersebut.

Proses Intel 14A merupakan pengembangan lanjutan dari teknologi sebelumnya, yakni 18A.

Teknologi 14A dari intel menggabungkan dua inovasi utama yakni RibbonFET generasi kedua dengan PowerDirect.

Gabungan keduanya menghasilkan chip yang dinilai sangat cocok untuk aplikasi berbasis AI dan edge computing yang merupakan dua sektor yang paling menjanjikan saat ini.

Kendati tidak ada konfirmasi resmi dari Intel maupun Apple, tetapi laporan ini menjadi langkah yang signifikan bagi Intel.

Apple selama ini selalu bergantung dengan manufaktur TSMC untuk memproduksi chip seri M dan A.

Dominasi TSMC di pasar global membuat perusahaan seperti Apple mau tak mau ketergantungan ke perusahaan asal Taiwan itu karena minimnya alternatif.

Tetapi dengan hadirnya teknologi canggih milik Intel ini, bisa saja membuat Apple mendirversifikasi rantai pasok mereka.

Apalagi teknologi proses A14 buatan TSMC baru akan hadir sekitar tahun 2028. Tentu saja hal ini bisa terjadi jika kualitas teknologi intel dan kapasitas produksi mereka mampu bersaing dengan produsen lain.

Sementara itu disisi lain, NVIDIA disebut tengah menjalin kerja sama dengan Intel untuk memproduksi chip.

Mengingat permintaan chip AI tergolong tinggi, NVIDIA serius untuk mempertimbangkan kerja sama dengan perusahaan lain untuk memenuhi permintaan tersebut.

Meskipun hingga saat ini tidak ada hasil konkret, tetapi kolaborasi ini menunjukkan Intel masih berpulang untuk kembali merajai industri chip dunia.

Hanya saja semua ini masih berupa rumor. Kendati begitu, usaha Intel untuk mengembangkan proses 14A lambat laun menunjukkan hasil yang mengalami perkembangan signifikan. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#nvidia #chip #tsmc #Intel 14A #pasar global #apple