RADARTUBAN- CEO Apple, Tim Cook, menegaskan komitmen perusahaan untuk mengejar ketertinggalan dalam persaingan kecerdasan buatan (AI) dan menjadikannya prioritas utama dalam strategi bisnis.
Pernyataan itu disampaikan dalam laporan pendapatan kuartal ketiga Apple.
“Kami melihat AI sebagai salah satu teknologi paling revolusioner dalam kehidupan kita. Kami mengintegrasikannya ke seluruh perangkat, platform, dan proses internal kami. Kami juga secara signifikan meningkatkan investasi kami di bidang ini,” ujar Cook, dikutip dari Tech Crunch, Jumat.
Cook menegaskan, Apple tetap berpegang pada filosofi utama perusahaan: menghadirkan teknologi mutakhir yang mudah digunakan dan dapat diakses semua orang.
Ia juga mengungkapkan bahwa Apple telah mengalokasikan sumber daya manusia dalam jumlah besar untuk fokus mengembangkan AI.
“Kami memiliki tim yang luar biasa, dan seluruh energi kami kini diarahkan ke sini,” tambahnya.
Investasi AI ini turut mendorong kenaikan belanja modal Apple pada 2025.
Meski begitu, perusahaan menegaskan akan tetap menggunakan model hibrida, memadukan pengembangan internal dengan kerja sama pihak ketiga, sehingga pengeluaran modal tidak melonjak drastis.
Sebelumnya, Apple mengonfirmasi keterbukaannya terhadap merger dan akuisisi (M\&A) untuk mempercepat peta jalan AI.
Tahun ini saja, Apple mengakuisisi tujuh perusahaan, meski tidak ada yang bernilai besar. Cook menyebut akuisisi dilakukan rata-rata setiap beberapa minggu.
Apple sebelumnya menuai kritik karena dinilai lambat memasuki era AI.
Sejumlah fitur berbasis AI yang diumumkan belum sepenuhnya dirilis, termasuk pembaruan Siri yang lebih canggih namun masih dalam tahap pengembangan.
Menanggapi kritik tersebut, Cook menegaskan Apple tidak akan terburu-buru hanya demi menjadi yang pertama di pasar.
“Merilis fitur atau produk yang belum siap hanya untuk mengejar tren adalah langkah yang keliru,” ujarnya.
Hingga kini, Apple mengklaim telah menghadirkan lebih dari 20 fitur Apple Intelligence, termasuk visual intelligence, alat penyuntingan konten, dan asisten penulisan.
Fitur AI lain seperti live translation dan asisten olahraga berbasis AI direncanakan meluncur akhir tahun ini.
Cook juga menanggapi pertanyaan terkait masa depan iPhone di tengah munculnya perangkat berbasis AI seperti kacamata pintar.
“Sulit membayangkan dunia tanpa iPhone. Itu bukan berarti kami tidak memikirkan bentuk perangkat lain, tapi saya yakin perangkat AI ini akan menjadi pelengkap, bukan pengganti,” tegasnya. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni